Walau sering digadang-gadang mengambil pasar dari pemain utama e-commerce di Indonesia baik Shopee, Tokopedia ataupun Lazada, perkembangan TikTok Shop masih terlalu dini untuk disimpulkan. Dapat kita lihat pada periode Ramadan, dimana antusiasme belanja online masyarakat Indonesia sangatlah tinggi.
Dari hasil riset ‘Tren Perilaku Belanja Online Sambut Ramadhan 2023’ dari Snapcart yang dipublikasikan bulan Maret lalu terdapat beberapa indikator yang dapat memberikan gambaran mengenai kondisi pasar e-commerce pada awal tahun 2023. Jika melihat transaksi (share of order), Shopee dinyatakan berhasil mencatatkan pangsa pasar jumlah transaksi tertinggi dalam tiga bulan transaksi, yakni 51%, diikuti dengan Tokopedia (22%), sementara pemain baru TikTok Shop masih kesulitan mengejar dengan angka 11% saja.
Begitu pula pada indikator nilai transaksi, dimana Shopee menduduki peringkat pertama yang mencatatkan pangsa pasar nilai transaksi terbesar, yaitu 46%. Peringkat kedua disusul oleh Tokopedia (26%), lalu TikTok Shop yang hanya mendapatkan 10% saja.
Melalui riset yang sama juga diungkapkan faktor pertimbangan responden saat memilih platform e-commerce untuk berbelanja online selama bulan Ramadan. Gratis Ongkir menempati peringkat utama (71%), lalu diikuti oleh Menyediakan Metode Pembayaran COD (37%), Program Ramadan yang Menarik (36%) dan Keseruan Livestream dengan Penjual (16%).
Popularitas penawaran dan promo menarik, salah satu nya gratis ongkir masih menjadi daya tarik utama bagi masyarakat saat berbelanja online. Sehingga, faktor ini juga menjadi strategi utama bagi para pemain e-commerce. Sebagai pemain baru, TikTok Shop disebutkan sering menghadirkan promosi menarik.
Akan tetapi, berdasarkan survei yang dilakukan pada awal tahun 2023 ini dapat terlihat bahwa Shopee masih menduduki posisi pertama sebagai e-commerce yang menawarkan promo gratis ongkir terbaik (62%), memimpin jauh dari Tokopedia (20%), selanjutnya TikTok Shop sebagai pemain baru hanya mendapatkan 9% suara responden.
Inovasi fitur untuk membuka peluang lebih besar yaitu affiliate (afiliasi) juga ternyata banyak digandrungi menjelang Ramadan. Berbagai program seperti Shopee Affiliate Program, Lazada Affiliate Program, Tokopedia Affiliate Program dan TikTok Shop Affiliate kini telah hadir sehingga masyarakat dapat memilih platform mana yang dinilai paling menguntungkan. Dari hasil riset Snapcart, ditemukan lebih dari setengah responden memilih Shopee Affiliate (61%) sebagai program afiliasi e-commerce terbaik, posisi ini jauh di atas Tokopedia Affiliate (20%), pada aspek ini TikTok Affiliate juga kewalahan mengejar posisi teratas dan hanya mendapatkan angka 13%.
Unggulnya Shopee Affiliate Program dibandingkan dengan program serupa dari platform kompetitornya mungkin juga dipengaruhi oleh pilihan produk yang lebih lengkap serta jangkauan pasar lebih luas yang sudah terlebih dulu dimiliki oleh Shopee.
Terus Mendominasi, Masyarakat Masih Pilih Shopee untuk Live Shopping ketimbang TikTok
Baca Juga: Riset Populix: Shopee Live Unggul Jadi Fitur Live Streaming Paling Populer
Saat ini, cara belanja yang sedang menjadi tren di tengah masyarakat adalah live shopping, karena menghadirkan interaksi real-time antara pembeli dan penjual sehingga proses berbelanja pun lebih menyenangkan. Keunggulan yang dicari saat live shopping bukan hanya keunikan konten-konten yang dihadirkan, melainkan keseluruhan pengalaman belanja yang terintegrasi.
Fitur live streaming dari para pemain lama e-commerce di Indonesia menawarkan fitur yang tidak hanya interaktif, tetapi juga unggul pada keseluruhan aspek yang dicari. Maka saat mempertimbangkan seluruh aspek yang dicari, ditemukan bahwa fitur live shopping dari Shopee lebih unggul dibandingkan dengan TikTok Shop.
Hal ini dibuktikan oleh survei yang dilakukan Populix melalui laporan teranyar berjudul “Understanding Live Streaming Shopping Ecosystem in Indonesia” yang menilik perilaku dan sikap pengguna berbelanja online menggunakan fitur live streaming menyimpulkan bahwa Shopee Live merupakan platform live streaming yang paling sering digunakan untuk belanja online, jauh melampaui pesaing terdekatnya.
Dimana, 69% responden memilih Shopee Live sebagai fitur live streaming yang paling sering digunakan oleh masyarakat Indonesia, di atas para pesaingnya seperti pemain baru TikTok Live yang jauh tertinggal dengan angka 25%.. Shopee Live juga menjadi fitur live streaming yang paling diingat oleh masyarakat Indonesia dengan hasil 60% responden, sementara TikTok Live sebagai pemain baru hanya mendapatkan 30% suara.
Riset populix juga mengungkapkan bahwa kecenderungan saat live shopping tidak jauh berbeda dari berbelanja seperti biasanya yang sangat dipengaruhi oleh tahapan perjalanan. Diketahui ada dua elemen yang dianggap paling penting yaitu penawaran menarik yang tergabung dari gratis ongkir, diskon serta promo spesial dan kelengkapan kategori beserta pilihan produk yang luas. Dari riset ini juga diketahui bahwa kategori produk yang paling banyak dibeli adalah fashion dan aksesoris (85%); kecantikan, perawatan & kesehatan (54%), gaya hidup (41%), kebutuhan rumah tangga (33%), produk sehari-hari/FMCG (32%), elektronik (25%), dan ibu dan anak/kebutuhan bayi (16%).
Untuk melengkapi temuan tingginya animo masyarakat menggunakan fitur live shopping untuk membeli produk fashion dan kecantikan, Populix pun menemukan bahwa Shopee Live menjadi fitur live streaming yang paling sering dipakai untuk membeli barang-barang kategori Fashion & Kecantikan. Untuk kategori Fashion, Shopee Live dipakai oleh 79% responden, yang membuat TikTok Live sebagai pemain baru belum mampu mengimbangi dengan hasil 44%.
Berita Terkait
-
Transaksi E-Commerce Diprediksi Tembus Rp 700 Triliun di 2023, Felicia Box Ikut Rebut Pasar
-
Riset Kredivo & Katadata Insight Center: Paylater Makin jadi Metode Pembayaran Harian Pasca Pandemi
-
Dimeriahkan Raffi Ahmad dan Fuji, Kampanye 7.7 Shopee Live Bombastis Sale Hadirkan Beragam Promo Menarik
-
Cara Mendapatkan Flash Sale Shopee 1 Rupiah, Sudah Coba?
-
Lirik Lagu Shopee Maszeh - Happy Asmara
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang