Suara.com - Plebo meluncurkan inisiatif fundamental untuk Indonesia khususnya kesehatan preventif dan promotif, dalam bentuk white paper. White paper tersebut berjudul “Realisasi Periode Emas Indonesia : Mendorong Bangsa yang Maju melalui Masyarakat yang Sehat dan Produktif melalui Deteksi Dini”.
Pandemi Covid-19 mengingatkan seluruh masyarakat, tenaga kesehatan, dan ekonomi global dalam pentingnya menjaga kesehatan terlebih dalam langkah preventif.
Saat ini, khususnya dalam mencapai tujuan generasi periode Indonesia Emas, peran kesehatan tidak hanya sebatas kuratif dan rehabilitatif penyakit, tetapi juga berperan pada ekonomi dan penyiapan sumber daya manusia yang sehat dan sejahtera.
Tantangan kesehatan kita saat ini adalah bagaimana memanfaatkan bonus demografi 2035 - 2040 dimana Indonesia akan mendapatkan angkatan kerja produktif hampir 193 Juta orang yang artinya hampir 70% dari jumlah seluruh rakyat Indonesia.
White paper ini menjadi bentuk inisiatif oleh anak - anak muda dan anak bangsa yang terdiri dari berbagai kompetensi : Medis, IT, dan kompetensi pendukung lain dengan menginisiasi dan mentransformasikan pelayanan kesehatan preventif, promotif, melalui deteksi dini, wellness, dan primary care.
Kamu pun tentu saja yakin akan ikut merubah peta penanganan kesehatan di Indonesia yang juga akan menitikberatkan para preventif dan promotif, dengan cara memberikan kualitas, supply chain, harga yang affordable bagi masyarakat menuju masyarakat sehat dan produktif melalui layanan Plebo, baik sebagai agent supply chain, teknologi, analisis, juga membangun ekosistem yang melibatkan wellness (Livewell) dan primary care.
Plebo menjawab upaya langkah preventif dan promotif pada kesehatan ini melalui pengupayaan maksimalisasi deteksi dini masyarakat Indonesia, melalui tes screening atau medical check up. 5 penyebab masalah utama yang ada di dalam negeri, yaitu hipertensi, stroke, gangguan endokrin, neoplasma, dan penyakit kardiovaskular.
Dengan menyatukan teknologi Artificial Intelligence (AI), Plebo Pro menjadi aplikasi yang mampu mendigitalisasikan seluruh alur pemeriksaan, mulai dari dokumentasi, analisis, dan penjelasan hasil diagnostik, dan divalidasi oleh dokter.
Teknologi ini bisa membantu pasien menelaah kebutuhannya secara terpersonalisasi dan sesuai dengan arahan dari tenaga kesehatan profesional. Pelayanan digitalisasi medical check up juga tersedia untuk perusahaan atau korporat.
Baca Juga: Ekonomi Digital Berdampak ke Sektor Logistik
"Misi kami adalah melayani jutaan masyarakat khususnya dalam mendapatkan layanan preventif diagnostik yang berkualitas profesional, aksesibilitas mudah, dan harga yang terjangkau," jelas Dimas Prasetyo, Co-founder Plebo di Jakarta, yang dikutip Jumat (7/7/2023).
Plebo sebagai primary care menyediakan layanan kesehatan yang berfokus pada preventif dan promotif, dengan membentuk ekosistem yang mengadaptasi kecerdasan buatan, yang bertujuan untuk meminimalisasi langkah kuratif dan rehabilitasi.
Infrastruktur supply chain yang dibentuk Plebo, memiliki standarisasi mutu ketat yang didukung oleh teknologi sehingga terbentuknya konstruksi lab diagnostik yang efisien dan profesional.
Setelah pemeriksaan diagnostik, masyarakat akan didukung oleh Livewell untuk menjalani pola hidup sehat melalui teknologi yang bisa menyediakan fakta kesehatan.
Dalam satu teknologi, tersedia analisis dan rekomendasi terkait nutrisi, hidrasi, pola tidur, aktivitas fisik, dan kesehatan mental yang terkurasi secara personal.
Aplikasi Livewell menjadi platform untuk wellness dengan akses mudah dan praktis yang dibuat oleh dokter dengan keahlian di bidang wellness seperti nutrisi, fisik dan kesehatan mental.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun