Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mensuspensi 46 saham karena emitennya belum juga melaporkan kinerja keuangan mereka hingga 29 Juni 2023.
Berdasarkan pengumuman BEI yang dikutip Sabtu (8/7/2023) sebanyak 46 emiten belum menyampaikan Laporan Keuangan Auditan per 31 Desember 2022 dan/atau belum melakukan pembayaran denda atas keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan tersebut.
Padahal sebelumnya BEI telah memberikan peringatan tertulis III dan tambahan denda sebesar Rp150 juta. Namun, hingga hari kalender ke-91 selesainya batas waktu, emiten yang bersangkutan belum memenuhi kewajibannya.
Emiten yang kena 'tilang' tersebut terdiri dari 37 emiten yang belum menyampaikan Laporan Keuangan Auditan per 31 Desember 2022 dan/atau belum melakukan pembayaran denda. Di antaranya PT Armidian Karyatama Tbk. (ARMY), PT Ratu Prabu Energi Tbk. (ARTI), PT Bhakti Agung Propertindo Tbk. (BAPI), PT Bakrie Telecom Tbk. (BTEL), PT Cowell Development Tbk. (COWL), PT Capri Nusa Satu Properti Tbk. (CPRI), PT Jaya Bersama Indo Tbk. (DUCK), PT Envy Technologies Indonesia Tbk. (ENVY), PT Forza Land Indonesia Tbk. (FORZ) dan PT Aksara Global Development Tbk. (GAMA).
Selanjutnya ada saham PT Golden Plantation Tbk. (GOLL), PT Hotel Mandarine Regency Tbk. (HOME), PT Sky Energy Indonesia Tbk. (JSKY), PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk. (KBRI), PT Steadfast Marine Tbk. (KPAL), PT Cottonindo Ariesta Tbk. (KPAS), PT Grand Kartech Tbk. (KRAH), PT Eureka Prima Jakarta Tbk. (LCGP), PT Limas Indonesia Makmur Tbk. (LMAS), PT Marga Abhinaya Abadi Tbk. (MABA), PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk. (MAGP), PT Mas Murni Indonesia Tbk. (MAMI), PT Capitalinc Investment Tbk. (MTFN), PT Mitra Pemuda Tbk. (MTRA).
Kemudian PT Hanson International Tbk. (MYRX), PT Nipress Tbk. (NIPS), PT Sinergi Megah Internusa Tbk. (NUSA), PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL), PT Trinitan Metals And Minerals Tbk. (PURE), PT Rimo International Lestari Tbk. (RIMO), PT Siwani Makmur Tbk. (SIMA), PT Northcliff Citranusa Tbk. (SKYB), PT Sugih Energy Tbk. (SUGI), PT Tridomain Performace Materials Tbk. (TDPM), PT Trada Alam Mineral Tbk. (TRAM) dan PT Triwira Insanlestari Tbk. (TRIL).
Kemudian tiga telah menyampaikan Laporan Keuangan Auditan per 31 Desember 2022 namun belum melakukan pembayaran denda yaitu PT HK Metals Utama Tbk. (HKMU), PT Island Concepts Indonesia Tbk. (ICON) dan PT Golden Flower Tbk. (POLU). Selanjutnya 1 emiten belum menyampaikan Laporan Keuangan Auditan per 31 Desember 2022 namun telah membayar sebagian denda yaitu PT Dua Putra Utama Makmur Tbk. (DPUM).
Adapula lima emiten yang belum menyampaikan Laporan Keuangan Auditan per 31 Desember 2022 namun telah membayar denda, yaitu PT Urban Jakarta Propertindo Tbk. (URBN), PT Nusantara Inti Corpora Tbk. (UNIT), PT Polaris Investama Tbk. (PLAS), PT Bakrieland Development Tbk. (ELTY) dan PY Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL).
Akibatnya, Bursa memutuskan mensuspensi sembilam saham emiten tercatat di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi I perdagangan 3 Juli 2023. Sementara 37 emiten tetap berlaku suspensi lanjutan di pasar reguler dan pasar tunai.
Baca Juga: Bioskop XXI Mau IPO, Incar Dana Jumbo Rp2,4 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa