Suara.com - Banyak orang yang tidak mampu dan tak memiliki harta kekayaan melakukan aksi mengemis. Pengemis melakukan aksi meminta-minta hanya demi bertahan hidup yang berkesusahan.
Akan tetapi, ada juga orang yang berdalih menjadi pengemis untuk bertahan hidup, padahal dia memiliki harta kekayaan yang melimpah.
Selain mendapatkan uang dengan mudah, banyak orang mengemis karena alasan malas bekerja.
Seperti halnya pengemis asal India ini yang selalu mengemis meskipun sudah hidup berkecukupan. Bahkan dia, dijuluki sebagai pengemis terkaya di dunia.
Mengutip India Times, pengemis itu bernama Bharat Jain yang melakukan aksi ngemisnya di Mumbai, India. Dirinya melancarkan aksi meminta-mintanya di pusat kota Mumbai selama 10-12 jam.
Dari aksi mengemisnya itu, Bharat mampu meraup pendapatan 60.000-75.000 rupee atau sekitar Rp 10,9-13,7 juta per bulan.
Atas hasil kerja ngemisnya itu, keluarga Bharat bisa tinggal di apartemen mewah yang bernilai 1,2 crore rupee atau setara Rp 2,19 miliar.
Selain itu, dia juga memiliki sebuah toko di kawasan Thane. Bharat menyewa toko dengan harga sewa sebesar 30.000 rupee per bulan atau Rp 5,49 juta.
Meski sudah memiliki harta yang melimpah, Bharat diketahui enggan untuk berhenti mengemis. Bahkan, dia mengacuhkan permintaan anggota keluarganya untuk berhenti mengemis.
Baca Juga: Kritik Pemerintah China, Harta Jack Ma Banyak yang 'Hilang'
Namun demikian, kondisi ini sangat berbanding terbalik dengan banyak pekerja di India. Pasalnya, mereka harus berupaya keras untuk mendapatkan ratusan rupee dalam setiap hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak