Suara.com - Masyarakat Provinsi Daerah Istimewa Aceh ke depannya bakal mempunyai pilihan untuk jasa keuangan. Pasalnya, Otoritas Jasa keuangan (OJK) memberikan sinyal perihal Bank Konvensional bisa beroperasi kembali di Aceh.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan, selama ini masyarakat Aceh harus melakukan konversi rekening bank konvensional ke bank syariah.
Namun menurut dia, konversi ini seharusnya tidak usah dipaksakan. Biar masyarakat Aceh yang menilai sendiri lebih baik menggunakan bank konvensional atau bank syariah.
"Seharusnya memang konversi bank syariah itu tidak bisa dipaksakan, lebih baik itu natural aja masyarakat penggunanya nanti. Kalau masyarakat akan suka silakan dipakai. Kalau masyarakat tidak suka bank konvensional juga akan tutup sendiri itu bank konvensional," ujar Dian yang dikutip, Kamis (13/7/2023).
Namun demikian, untuk memuluskan rencana itu perlu ada revisi Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS).
Pasalnya, sejak terbitnya aturan tersebut bank konvensional mulai dari BNI, Bank Mandiri, BRI, BCA, BTN, dan bank konvensional lainnya satu per satu keluar dari Aceh.
Masyarakat Aceh, kala itu juga diwajibkan mengalihkan tabungan ke bank-bank syariah. Jika tetap ngeyel menggunakan bank syariah, maka masyarakat Aceh harus menuju Sumatera Utara untuk bisa mendapatkan layanan bank konvensional.
Dian menambahkan, kehadiran bank konvensional juga bisa memastikan kebutuhan perbankan masyarakat tersedia dan terlayani.
"Kita kan Negara Kesatuan Republik Indonesia, jadi biarkan saja secara natural, alamiah. Jadi tidak ada yang dirugikan, bank tidak dirugikan, pemerintah tidak dirugikan, masyarakat juga tidak dirugikan yang penting ekonomi Aceh maju," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional
-
Wapres Cek Proyek Strategis Senilai Rp1,4 T di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen ke Pasar Global
-
Fitch Semprot Outlook RI Jadi Negatif, Menkeu Purbaya Jujur: Salah Saya Juga!