Suara.com - Komplotan pengedar uang palsu dengan jumlah nominal mencapai Rp15 triliun diamankan Satreskrim Polres Pandeglang.
Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Shilton pada Selasa (18/7/2023) kemarin mengatakan, lima tersangka berinisial LJ, AA, GA, SB, dan AR ditangkap secara terpisah.
"Dari penangkapan pertama kami yaitu LJ, AA, dan AA di rumah tersangka AA di Kecamatan Pagelaran, kami berhasil menyita sekitar Rp300 juta (dalam mata uang rupiah). Selain itu, kami juga menemukan sekitar 900 lembar uang US dollar dan 100 lembar uang Euro, yang totalnya jika dikonversi ke rupiah mencapai kurang lebih Rp 15 triliun," ujar dia.
Polisi sudah mengintai komplotan ini sejak lama. Pada April lalu, GA, SB, dan AR datang ke rumah LJ dengan membawa uang palsu senilai Rp 300 juta. Uang palsu tersebut dibeli oleh LJ dengan harga Rp 150 juta.
"Uang palsu sejumlah Rp 300 juta tersebut dibeli dengan harga Rp150 juta, jadi pertukaran dua banding satu," ungkap Shilton.
Melansir dari Bantennews --jaringan Suara.com, berdasarkan pengakuan para tersangka, mereka belum sempat mengedarkan uang palsu tersebut. Hingga kini polisi masih memburu pelaku yang mencetak uang palsu tersebut.
Para tersangka mengakui bahwa uang palsu tersebut belum sempat diedarkan. Pencarian masih dilakukan untuk menangkap pencetak uang palsu terkait.
Selain menyita uang palsu, polisi juga berhasil mengamankan dua senjata api jenis airsoft gun. Senjata-senjata itu milik tersangka LJ dan digunakan untuk berjaga-jaga.
Nantinya, uang itu akan diuji coba oleh Bank Indonesia (BI) Banten, untuk mengetahui kualitas serta melengkapi bahan penyidikan.
Berita Terkait
-
Penjualan Ritel AS Picu Nilai Tukar Dolar Menguat Signifikan
-
CEK FAKTA: Tersangka Kasus Gratifikasi Rafael Alun Trisambodo Menimbun Uang Dolar di Bawah Tanah?
-
Sosok Don Adam, Viral Foto Bareng Tumpukan Uang Dolar Diduga Terkait Korupsi BTS
-
Rupiah Pukul Mundur Dolar AS di Level Rp14.966 Sore Ini
-
Kejaksaan Negeri Garut Memusnahkan Ribuan Botol Miras Senilai Rp2,5 Miliar dan Uang Palsu Sebanyak Rp2,3 Miliar
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Masih Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Naik Paling Tinggi di Asia ke Level Rp17.708
-
Momen Purbaya Mau Tebus Harley Davidson Sitaan Kejagung, Cita-cita Punya Moge Tapi Dilarang Istri
-
Purbaya Terima PNBP Rp 1,029 T dari Kejagung, Ada Sitaan Aset Kasus Eddy Tansil
-
Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu 2027 Sebesar Rp 49,8 Triliun ke DPR
-
Ibu Dian, Nasabah PNM Lampung yang Menggerakkan Perempuan untuk Berani Berdaya
-
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Harga Pertamax Turun?
-
IHSG Meroket 5 Persen: Transaksi Rp17 Triliun, Ini Saham-saham yang Diborong
-
Kunjungi Sekolah Rakyat Jabar II, Komisi V DPR Optimistis Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru
-
Prajogo Pangestu Full Senyum, Saham TPIA Paling Diburu Investor Asing di Sesi I
-
IHSG Meroket 5%, Begini Nasib Saham-saham BUMN