Suara.com - Pengembangan program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), diharapkan dapat terus menarik wisatawan dalam negeri untuk datang ke berbagai lokasi wisata di Indonesia. Salah satu daerah yang tengah dikembangkan sebagai Destinasi Super Prioritas adalah Likupang, yang berada di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Dalam memperkuat diseminasi informasi dalam membangun awareness publik terhadap Gerakan BBWI dan Destinasi Super Prioritas seperti Likupang, Kementerian Kominfo (Kemkominfo) melalui Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim menyelenggarakan seminar GenPosting (Generasi Positive Thinking) bertema “Optimalisasi Promosi Pariwisata Melalui Media Sosial”.
“BBWI merupakan program kolaboratif untuk mendorong perjalanan wisatawan nusantara dengan target 1,2-1,4 milyar dalam tahun 2023 melalui penguatan promosi, pengembangan destinasi, dan peningkatan jumlah event terintegrasi antara Pemerintah, BUMN, asosiasi, dan swasta,” kata Dirjen Informasi dan Komunikasi, Kemkominfo, Usman Kansong ditulis Kamis (20/7/2023).
Untuk dapat menarik minat para wisatawan, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kemkominfo, Septriana Tangkary, menyampaikan bahwa destinasi wisata perlu diperkuat cara mempromosikannya. Sehingga keunikan tiap daerah, dapat semakin dikenal dan memiliki citra yang baik.
“Sangat penting untuk memperkuat branding pariwisata Indonesia, bahwa Indonesia adalah negara yang aman dan memiliki budaya, kuliner yang baik, tarian yang indah, dan berbagai hal baik lainnya,” ujar Septriana.
Ia juga berharap semoga potensi Likupang dapat semakin dikenal oleh wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara.
“Kita berharap orang akan datang ke Likupang karena keindahannya. Baik keindahan lautnya, kulinernya, dan berbagai hal baik yang dapat kita sampaikan tentang Likupang.” Septriana menambahkan.
Likupang yang berjarak sekitar 48 kilometer dari Kota Manado, menyimpan berbagai potensi wisata yang siap dijelajahi. Seperti perbukitan hijau dengan pemandangan laut seperti Bukit Pulisan dan Bukit Larata.
Juga pemandangan pantai yang cantik seperti Pantai Likupang, Pantai Paal, dan berbagai pantai lainnya yang berair jernih. Wilayah Likupang juga menawarkan wisata di Pulau Lihaga, yang berpasir putih dan menyimpan keindahan bawah laut.
Baca Juga: Makin Jarang Kelihatan Bareng, Dugaan Rumah Tangga Syahrini dan Reino Barack Retak Kembali Mencuat
Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Frans Teguh, di sisi lain menekankan tentang pentingnya aspek-aspek manajemen pariwisata yakni dari segi pelayanan, teknologi, dan kepedulian terhadap lingkungan maupun sosial.
“Aspek penting dari pariwisata tentu adanya sentuhan orang dari segi hospitality atau hi-touch, namun selain itu harus juga dibarengi oleh hi-tech yakni dengan teknologi dan informasi yang sangat memadai. Dan sekarang yang jadi perhatian adalah hi-cares, yakni peduli dengan aspek sosial dan kemanusiaan, juga yang berhubungan dengan lingkungan,” ujar Frans.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara, Femmy Pangkerego, menyampaikan bahwa pemasaran lewat media sosial dapat menyasar target yang lebih jelas dan objek pariwisata dapat ditampilkan secara visual.
“Lewat media sosial, yang paling terlihat adalah visualnya. Jika gambar atau konten yang kita tampilkan bagus, maka nilai jualnya pasti ada,” ujar Femmy.
Kawasan Ekonomi Khusus di Likupang, saat ini juga tengah mengembangkan Pulisan Bay, sebagai proyek wisata ramah lingkungan dan berkelanjutan. Direktur PT Minahasa Permai Resort Development (MPRD), Paquita Widjaya, menjelaskan bahwa dalam memasarkan pariwisata lewat media sosial, dapat melalui postingan yang positif.
Beberapa di antaranya seperti posting berdampak, posting pengalaman, posting petualangan, posting kebersamaan, posting pencapaian, posting alam, posting budaya, dan hal-hal baik lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global
-
Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto
-
Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026
-
Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
-
Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?
-
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun
-
Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata