Suara.com - Komitmen dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat secara berkelanjutan, telah mengantarkan PT Pertamina (Persero) meraih berbagai penghargaan. Terbaru, Pertamina kembali mendapatkan apresiasi internasional dalam ajang Communitas Award, dari Association of Marketing and Communication Professionals (AMCP), Amerika Serikat. Pemberian penghargaan dilakukan secara online.
Pada ajang tersebut, dua program Pertamina menyabet penghargaan dalam kategori Excellence in Corporate Social Responsibility, yakni program Pinky Movement dan program Pertamina SMEs Go Global. Penghargaan ini mencerminkan pengakuan terhadap dampak positif bisnis Pertamina bagi masyarakat dan lingkungan.
Communitas Award, yang diselenggarakan Association of Marketing and Communication Professionals (AMCP), dan berpusat di Texas - Amerika Serikat, merupakan apresiasi di tingkat internasional yang diberikan kepada perusahaan yang menunjukkan kepeduliannya pada komunitas.
Pemenang Communitas Awards dievaluasi berdasarkan tingkat dan efektivitas program, serta kontribusi yang telah diberikan kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dikembangkan.
Sebagai pemenang Communitas Awards, Pinky Movement telah diluncurkan sejak tahun 2020. Hingga tahun 2022, program ini telah berhasil mencapai 881 outlet dan 854 usaha kecil pengguna Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi, dengan total bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp174,7 miliar.
Pinky Movement merupakan sebuah program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk dapat naik kelas melalui pembiayaan modal usaha dan pembinaan UMKM. Program ini menekankan pada upaya konkret penurunan beban subsidi LPG 3 kilogram, sehingga LPG subsidi menjadi tepat sasaran.
Dengan program ini, peluang UMKM khususnya outlet LPG untuk mengembangkan bisnisnya semakin terbuka lebar dengan menjual LPG non subsidi, ataupun UMKM yang ingin beralih menggunakan LPG non subsidi bisa mendapat manfaat yang lebih dengan mengikuti program ini.
Sementara itu, Pertamina SMEs Go Global, merupakan rangkaian berbagai pembinaan yang ditujukan untuk mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM sehingga dapat berorientasi ekspor, mengingat pentingnya ekspor dalam mendukung perekonomian daerah dan negara. Hingga pada akhirnya diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi Indonesia.
"Melalui pelatihan yang diberikan kepada para pelaku UMKM, diharapkan dapat meningkatkan kualitas baik dari sisi produk maupun dari sumber daya manusianya, sehingga terlahir ide-ide kreatif dan inovatif untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar. Pada akhirnya, produk lokal UMKM ini diharapkan juga bisa Go Global, masuk ke pasar internasional," jelas VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso ditulis Jumat (28/7/2023).
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG Subsidi 3 Kg, Penyaluran Berangsur Normal
Fadjar menambahkan, Pertamina berkomitmen menjalankan sustainability yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Di mana penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan program CSR perusahaan, sekaligus menunjukkan citra positif perusahaan dalam menjalankan program TJSL dan meningkatkan daya saing dalam pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
"Sebagai perusahaan BUMN, Pertamina bertanggung jawab untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Penghargaan ini merupakan apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk menjalankan program CSR yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)," kata Fadjar.
Pengakuan melalui penghargaan ini menunjukkan bahwa upaya yang dijalankan Pertamina sejalan dengan visi Pertamina dan strategi Kementerian BUMN yang mendorong BUMN Go Global di antaranya dengan membawa produk kebanggaan karya anak bangsa diakui di kancah internasional.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April
-
WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit
-
Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini
-
Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global
-
Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah
-
Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi
-
Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta
-
ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok
-
Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT
-
Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM