Suara.com - Pakar FE Universitas Indonesia, Rhenald Kasali membeberkan sepuluh tanda bisnis artis yang menjadi lahan pencucian uang. Bukan tanpa alasan, dalam video pendek yang diunggah di akun Twitter @Heraloebss tersebut, Rhenald menyoroti bisnis-bisnis artis yang besar secara mendadak.
Ditambah lagi, beberapa waktu lalu saat kasus eks petinggi pajak Rafael Alun Trisambodo bergulir, sempat ada dugaan 25 artis terlibat dalam tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Melansir website resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pencucian uang merupakan upaya menyembunyikan atau menyamarkan uang atau dana yang diperoleh dari suatu aksi kejahatan atau hasil tindak pidana sehingga seolah-olah tampak menjadi harta kekayaan yang sah. Berikut ini merupakan tanda bisnis artis yang menjadi lahan pencucian uang.
1. Tiba-Tiba Usahanya Menjadi Sangat Besar
Banyak bisnis artis tiba-tiba berubah menjadi sangat besar kendati baru saja dimulai. Jika hal ini terjadi, maka patut dicurigai ada money laundry atau pencucian uang. Kondisi bisa makin mencurigakan jika pemilik bisnis tidak memiliki track record sebelumnya.
2. Easy Money atau Uang Datang dengan Mudah
Usaha yang tiba-tiba menjadi besar ini didukung oleh akses uang yang mudah. Jika terjadi easy money, maka layak dicurigai usaha tersebut dibangun dengan pencucian uang. Pasalnya kredit usaha di bank biasanya membutuhkan prosedur cukup rumit dan memakan waktu lama.
3. Selalu Ada Alibi
Biasanya orang-orang yang berada di balik bisnis dari hasil money laundry selalu punya alibi tentang asal muasal keuangan mereka. Dalih paling sering dikumpulkan dari bisnis-bisnis sebelumnya. Padahal keuntungannya jauh jika dibandingkan dengan kepemilikan barang mewah seperti ferari atau pesawat.
4. Membangun New Empire
Usaha dari pencucian uang bisa disebut sebagai pembangunan kerajaan bisnis baru atau new empire. Pasalnya, jamak diketahui dalam tindakan ini orang-orang yang saling mengenal sama-sama menitipkan modal sehingga keuangan hanya beredar pada orang yang itu-itu saja.
5. Mengaku Modalnya dari Warisan
Mengakui modal berasal dari warisan adalah cara paling mudah agar asal-usul hartanya sulit dilacak. Jika bukan dari warisan, maka pelaku money laundry akan mengakui bahwa uang mereka berasal dari hal-hal yang sulit dipahami masyarakat awam seperti aset digital dan perdagangan saham.
6. Memiliki Orang-Orang yang Disembunyikan
Para artis sebenarnya bukan pemain utama dalam bisnis yang berasal dari pencucian uang. Di belakang mereka ada aktor lain yang juga berjasa dalam pembangunan new empire tersebut. Sosok ini bisa bertindak sebagai karyawan biasa. Namun ternyata memegang peran kunci sekaligus bisa jadi memiliki harta lebih besar.
Berita Terkait
-
10 Ciri Bisnis Artis dari Hasil Money Laundry, Nomor 9 Sering Dilakukan Para Artis Besar
-
KPK Periksa Ibu dan Kakak Mario Dandy, Didalami Soal Harta Rafael Alun
-
Modus Panji Gumilang Pakai Dana Zakat dan BOS Buat Cuci Uang?
-
Alasan Tangan Patah, Panji Gumilang Dikabarkan Tak akan Hadir Penuhi Panggilan Pemeriksaan di Bareskrim
-
Tidak Hadir Penuhi Panggilan Polisi dalam Kasus TPPU Panji Gumilang, Dua Petinggi PT SBMK Minta Ditunda Jumat
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Digendong GoTo dan Grab, Sayurbox dan HappyFresh Mau Merger?
-
Nilai Ekspor RI Naik 5,48% Jadi 92,15 Miliar USD hingga April 2026, Ditopang Sektor Non Migas
-
Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok
-
Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya
-
Teddy Klaim Prabowo Pakai Dana Pribadi untuk Kunjungan Luar Negeri, Celios: Buktinya Mana?
-
IHSG Masih Betah di Zona Hijau ke Level 6.195, Besok Berpeluang Lanjut
-
Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar
-
Pintu PHK 20 Persen Karyawan, Industri Kripto RI Mulai Goyang?
-
Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi
-
Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara