Suara.com - Pengembangan energi terbarukan menjadi fokus untuk menyediakan akses energi bersih bagi warga dunia. Salah satunya dengan memasang panel surya untuk kebutuhan rumah tangga sebagai pengganti energi yang bersumber dari batu bara.
Biaya pasang panel surya dan perawatnnya untuk rumah tangga memang tidak murah. Namun, ongkos ini sebanding dengan biaya kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.
Melansir getsolar.ai, biaya pemasangan panel surya tergantung dari besaran energi yang dihasilkan. Untuk kapasitas listrik 2,2 kVA dengan besaran area instalasi 12 meter persegi, setiap rumah tangga perlu merogoh kocek mulai Rp40 juta.
Jumlah ini bisa membengkak mendekati Rp150 juta jika kapasitas listrik dinaikkan menjadi 10kVA dengan besaran area instalasi mencapai 70 meter persegi.
Belum lagi biaya perawatan rutin yang mesti disiapkan yakni Rp700.000 hingga Rp1 juta per sekali perawatan. Intensitas perawatan pun disesuaikan dengan kondisi masing-masing rumah tangga.
Kabar baiknya, biaya pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia diperkirakan bisa menyusut 80% seiring dengan produksi dan pemasangan panel surya yang bisa dilakukan oleh produsen lokal.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menyatakan sistem PLTS buatan lokal saat ini telah ditunjang dengan teknologi mumpuni dan efisien sehingga biaya pemasangannya makin terjangkau.
Kementerian ESDM optimistis inovasi ini ditambah dengan penurunan harga bisa membuat peminat energi terbarukan semakin meningkat.
Jika rumah tangga anda berencana untuk memasang panel surya, Kementerian ESDM telah menyediakan situs web yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat untuk mengestimasi biaya pemasangan.
Baca Juga: Berkomitmen Kurangi Emisi Karbon 10.000 Ton, 11 Kantor Cabang Alfamart Manfaatkan PLTS
Akses situs tersebut dapat dilakukan melalui laman https://esmart-plts.jatech.co.id/home. Pada laman tersebut kemudian akan muncul peta yang ditampilkan dari satelit. Pemilik rumah kemudian perlu mencari titik lokasi yang ingin dipasang panel surya.
Untuk mengukur tarif panel surya selanjutnya anda bisa membuat garis yang membentuk ruang untuk mengetahui luas area tersedia. Setelah gambar kasar selesai, selanjutnya calon pemasang perlu menjawab beberapa pertanyaan seperti tipe bangunan, total daya listrik rumah, tagihan listrik per bulan, dan tingkat kemiringan atap. Situs web kemudian akan langsung menghitung potensi panel surya yang dapat dipasang.
Demikian cara menghitung biaya pasang dan perawatan panel surya. Saat ini panel surya disebut sebagai salah satu wujud energi terbarukan yang digadang-gadang dapat menjadi solusi atas perubahan iklim. Sebelumnya isu kerusakan lingkungan juga menjadi dampak buruk pemakaian energi berbasis batu bara.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
-
Berbasis Lingkungan, Masjid Al Muharram Bantul Manfaatkan Panel Surya hingga Sedekah Energi bagi Jamaah
-
Dorong Implementasi Bisnis Berbasis ESG, Bank Mandiri Pasang 556 Unit Panel Surya
-
Demi Hindari Pencuri Panel Surya, Petani India Ciptakan Inovasi untuk Irigasi Sawah
-
Keren! Mahasiswa UI Gagas Panel Surya Gulung dari Limbah Plastik, Sudah Juara di Asia Tenggara
-
Berkomitmen Kurangi Emisi Karbon 10.000 Ton, 11 Kantor Cabang Alfamart Manfaatkan PLTS
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional