Suara.com - PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli mengembangkan bisnis jaringan mitra penjualnya. Salah satu cara dengan melakukan kolaborasi untuk meningkatkan performa penjualan mitra penjualnya.
Kepala Cabang Blibli Jawa Timur, Didi Tjandra mengatakan, di era perkembangan digital saat ini, cara berkompetisi yang efektif adalah dengan menangkap peluang kolaborasi sebanyak mungkin.
"Oleh karena itu, Blibli memanfaatkan jaringan bisnisnya untuk memfasilitasi peluang kerja sama antara mitra penjual," ujarnya yang dikutip, Jumat (4/8/2023).
Lebih lanjut, Ia memaparkan dua pendekatan yang diambil dalam mengelola kolaborasi ini, yaitu pendekatan online dan offline.
Menurut Didi, dengan portofolio mitra penjual dan kemampuan ekosistem online yang dimiliki Blibli, para mitra penjual dapat menghasilkan penawaran menarik dengan nilai tambah bagi pelanggan.
Sebagai contoh, kolaborasi antara REALFOOD dan LEKA menghasilkan promosi "Exclusive Bundling" dengan menggabungkan produk unggulan dari kedua merek menjadi satu paket produk kesehatan dengan harga yang kompetitif.
Kolaborasi yang berlangsung sepanjang paruh pertama 2023 ini terbukti sukses dengan meningkatnya nilai transaksi hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dalam pendekatan offline, Blibli juga menginisiasi kegiatan seperti table manner dan kelas memasak yang disebut "Cooking with Love", melibatkan berbagai pihak mulai dari mitra penjual Spylee & Mrs.
Sains sebagai penyedia produk segar dan beku, Asta Homeware sebagai penyedia peralatan masak, serta Best Western Hotel Surabaya sebagai fasilitator acara.
Baca Juga: Naik 13%, SBMA Raup Penjualan Rp 52,8 Miliar di Semester I-2023
Saat ini, Blibli memiliki lebih dari ratusan ribu mitra penjual berada di wilayah Jawa Timur.
"Inisiatif ini merupakan salah satu upaya kami untuk mendorong perkembangan penjual di wilayah Jawa Timur. Ke depan, kami akan terus berinovasi menciptakan berbagai kolaborasi untuk semakin mendekatkan diri kepada pelanggan dengan penawaran yang relevan," pungkas Didi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang