Suara.com - Sebuah perumahan elit di kawasan Cakung, Jatinegara, Jakarta Timur viral lantaran mewah dan terbengkalai. Perumahan tersebut terlihat ditumbuhi semak belukar dengan banyak coretan vandalisme. Fakta pemilik perumahan elit terbengkalai di Cakung tersebut ternyata adalah perusahaan BUMN, WIKA Realty.
Sebelum diakuisisi WIKA Realty pada 2018, perumahan ini telah selesai dibangun pada 2016 oleh PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) dengan nama JIEP Grand Bizhome.
WIKA Realty kemudian membeli perumahan tersebut lantaran perusahaan memang fokus pada pengembangan dan pemasaran hunian. Sejak saat itu, kepemilikan 58 unit rumah sepenuhnya beralih dari JIEP ke WIKA Realty.
“Tahun 2018, kompleks perumahan Bizhome telah dibeli oleh WIKA Realty," ujar Corporate Secretary PT JIEP Medik Endra Wahyudi secara tertulis, Minggu (6/8/2023).
Sebelumnya, Bizhome merupakan program yang dicanangkan oleh JIEP untuk memanfaatkan lahan kosong di wilayah DKI Jakarta. Di samping itu, tujuan program adalah untuk memenuhi kebutuhan hunian di ibu kota.
Namun saat ini, terkait kondisi JIEP Grand Bizhome bukan lagi berada di bawah kewenangan perusahaan JIEP. Bisa jadi pemilik saat ini yakni WIKA Realty memiliki rencana lain terkait pengelolaan perumahan.
JIEP juga tidak memberikan keterangan mengenai harga atau jumlah unit yang sudah terjual di perumahan elite Cakung tersebut. Sementara itu, PT WIKA Realty juga tidak memberikan keterangan terkait perumahan terbengkalai yang berada di bawah pengelolaan perusahaan tersebut.
Profil WIKA Realty
Melansir wikarealty.co.id, PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) didirikan pada tahun 2000 sebagai salah satu unit bisnis dari PT Wijaya Karya (Persero). Perusahaan telah secara konsisten menunjukkan reputasinya dalam pengembangan properti. Selama bertahun-tahun, WIKA Realty telah mengembangkan bisnisnya di bidang layanan manajemen properti.
Baca Juga: Getol Manggung, Wika Salim Persiapkan Tabungan Buat Nikah?
Menggunakan konsep desain ramah lingkungan sebagai fokus dan mengadopsi kearifan lokal melalui brand Tamansari, WIKA Realty mengembangkan berbagai produk di berbagai kota papan atas di Indonesia. Mulai dari residensial, apartemen, kondotel, dan gedung perkantoran, WIKA Realty kini berekspansi ke pengembangan kota mandiri, properti berbasis konsep TOD, dan investasi ritel untuk pendapatan berulang.
Mengikuti keputusan Kementerian Badan Usaha Milik Negara pada tahun 2019, WIKA Realty mengembangkan bisnis menjadi Holding BUMN Perhotelan yang mengarah ke PT Aero Wisata dan PT Hotel Indonesia Natour menjadi pemegang saham WIKA Realty serta penambahan portofolio baru sebanyak 21 hotel dan 1 operator hotel SPV.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Kerugian Wijaya Karya (WIKA) Bengkak 1.546 Persen, Tembus Rp1,88 Triliun
-
Polisi Bekuk Sejoli Muda-mudi yang Buang Bayinya di Pasar Pagi Cakung, Hamil di Luar Nikah
-
Viral! Detik-detik Perempuan Misterius Buang Bayi Di Meja Pedagang Pasar Pagi Kayu Tinggi Cakung
-
Jarak ke Padang Makin Dekat, Ini Update Pembangunan Tol Pekanbaru-Pangkalan
-
Getol Manggung, Wika Salim Persiapkan Tabungan Buat Nikah?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan