Suara.com - Salah satu terobosan PT Rekayasa Industri (Rekind) dalam membangun komunikasi dengan seluruh stakeholders di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur, yang dikemas dalam Program Mampir, diapresiasi positif.
Apresasi tersebut datang lewat ajang Awarding 2nd Indonesia DEI & ESG AWARDS (IDEAS) 2023. Di event kompetisi yang digagas Humas Indonesia itu, Rekind disematkan penghargaan Silver untuk Kategori Strategi Komunikasi Program ESG yang Berkelanjutan. Penyematannya dilakukan di Urbanview Hotel Belitung Lodge Resto, Air Selumar, Sijuk, Kab. Belitung.
“Saya mengapresiasi kerja keras teman-teman di lingkungan Corporate Secretary dan Proyek Jambaran Tiung Biru yang berkolaborasi aktif untuk bersama-sama menjalankan Program Mampir ini, sehingga situasi kondusif dalam pengerjaan proyek bisa terjaga dengan baik. Tentunya, penghargaan ini juga membawa spirit tersendiri untuk Rekind,” ujar Edy Sutrisman, SVP Corporate Secretary & Legal Rekind ditulis Kamis (10/8/2023).
Program Mampir yang dikedepankan Rekind di ajang bergengsi nasional ini memang punya kekhasan dan keunikan, terutama dalam menunjang kegiatan operasi Rekind di Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut. Keunikannya terletak pada misi yang dibawa, yaitu menyampaikan informasi atas peluang kerja dan usaha dengan target utama masyarakat di sekitar wilayah proyek.
Melalui pertemuan sederhana yang digelar hanya di warung kopi atau di ladang, masyarakat tidak hanya digandeng untuk bekerja dan berusaha, tetapi juga ditanamkan bekal pengetahuan dan pemahaman dalam lingkup pekerjaan Rekind di bidang EPCC (Engineering, Procurement, Construction, Commissioning).
Tidak sedikit pekerja lokal yang awalnya hanya seorang helper, berkat transfer ilmu dan pengetahuan yang diberikan Rekind, bisa naik tingkat menjadi pekerja andal dan berperan penting dalam kegiatan proyek.
Dari sisi bisnis lokal pun juga tidak kalah menggeliatnya. Kini, tidak sedikit masyarakat yang terlahir menjadi pengusaha lokal sukses. Mereka yang awalnya awam, kini mampu menjalankan bisnis dengan andal yang muaranya bisa mendongkrak taraf perekonomian dan menggandeng masyarakat lainnya untuk ikut bekerja.
“Di proyek-proyek sebelumnya, Rekind juga mengedepankan upaya serupa dengan langkah berbeda namun tetap dalam satu koridor tujuan yang sama, melancarkan kegiatan proyek. Melibatkan masyarakat, khususnya lokal dalam setiap kegiatan proyek merupakan komitmen yang membalut budaya kerja Rekind sejak awal,” terang Zainal Arifin Site Manager Rekind di Proyek Jambaran Tiung Biru.
Sebelumnya, di ajang Awarding The 1st IDEAS 2022, Rekind dianugerahi penghargaan Silver Winner untuk kategori Komitmen Perusahaan Terhadap Budaya Anti Penyuapan Melalui Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
Baca Juga: Rekind Digandeng Perusahaan EPC Jepang Garap Proyek Internasional
Melalui penghargaan ini menunjukkan komitmen Rekind untuk terus membangun lingkungan kerja yang mendukung gerakan antikorupsi lewat penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
IDEAS merupakan ajang kompetisi Program Komunikasi/PR/Kehumasan Strategis yang berbasis pada praktik terbaik penerapan komunikasi Diversity, Equity, Inclusion (DEI) dan Environment, Social, Governance (ESG).
Praktik ini diterapkan di setiap organisasi/korporasi swasta multinasional, swasta nasional, BUMN, Anak Usaha BUMN, BUMD, lembaga swadaya masyarakat, pemerintahan (meliputi Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah) Perguruan Tinggi Negeri dan RSUP/RSUD se-Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen
-
Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini
-
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI