Suara.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyampaikan tekadnya untuk terus memperkuat integritas pelaku pasar modal, dengan tujuan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan integritas. Ini mencakup integritas pelaku pasar, anggota bursa, produk-produknya, perusahaan emiten, profesi yang terlibat dalam pengendalian pasar modal, SRO (Self-Regulatory Organization), serta regulator," kata Mahendra dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 pasar modal Indonesia di Main Hall BEI, Jakarta, pada hari Kamis (10/8/2023), dikutip melalui Antara.
Perlu diketahui, hingga tanggal 9 Agustus 2023, OJK telah melakukan pemeriksaan terhadap kepatuhan 17 Manajer Investasi (MI), melakukan pengawasan terhadap 94 Transaksi Efek, 32 Perusahaan Efek, 14 Lembaga Efek dan Lembaga Penunjang, serta berikan 16 perintah tindakan khusus.
Hingga 8 Agustus 2023, OJK telah menerapkan 193 surat sanksi, terdiri dari 19 peringatan tertulis, 1 pencabutan izin, dan 173 sanksi administratif yang berupa denda. Total denda yang diberikan mencapai Rp26,13 miliar.
Mahendra menekankan bahwa peningkatan integritas pelaku pasar modal perlu menjadi fokus utama ke depan, dan kolaborasi penting yang harus terus diperkuat oleh berbagai pihak, termasuk antara BEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta pelaku industri pasar modal lainnya.
Selanjutnya, penguatan integritas pasar modal ini juga bertujuan untuk meningkatkan perlindungan bagi investor dan masyarakat.
Langkah-langkah yang akan diambil mencakup kerja sama dengan lembaga dan pihak lain, seperti penyelenggaraan sosialisasi yang terpadu, pengawasan yang lebih efektif terhadap perilaku pelaku usaha keuangan, dan penguatan peraturan yang terkait dengan kewenangan pengawasan.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, menyatakan bahwa pihaknya terus meningkatkan fungsi pengawasan dan penegakan hukum untuk melindungi investor.
OJK juga telah menerbitkan 5 perintah tertulis sebagai upaya dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran peraturan dalam pasar modal Indonesia.
Baca Juga: Bikin Aturan Ketat, OJK Bakal Bersihkan Pinjol
Kinerja pasar modal Indonesia mencatat pertumbuhan positif, dengan kapitalisasi pasar mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah pada 26 Juli 2023, yaitu mencapai Rp10.078 triliun.
Selanjutnya, hingga tanggal 9 Agustus 2023, OJK telah mengeluarkan pernyataan efektif untuk 141 Pernyataan Pendaftaran dalam rangka penawaran umum, dengan total emisi senilai Rp165,22 triliun, dan 57 di antaranya merupakan emiten baru.
Berita Terkait
-
Resmi! Anggota Dewan Komisioner OJK Bertambah Dua Urus Kripto dan Modal Ventura, Ini Daftarnya
-
Buat Nasabah Lebih Tangguh, PNM Garut, BNN dan OJK Gelar PKU Akbar bersama 1.000 Ibu
-
Pelajaran dari Kasus Mahasiswa UI Terlilit Pinjol Hingga Bunuh Junior, OJK: Pinjaman untuk Produktif Bukan Konsumtif
-
OJK Siapkan Kebijakan Pengendalian Net Interest Margin Perbankan
-
Bikin Aturan Ketat, OJK Bakal Bersihkan Pinjol
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu