Suara.com - PT Jaya Kreasi Indonesia (JKIND) kembali hadir pada gelaran event GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.
National Sales & Marketing Manager JKIND Herrys Winata mengungkapkan, setiap tahunnya sejak tahun 2018 JKIND selalu menjadi bagian dan mendukung gelaran GIIAS sebagai offical sponsor.
Pada GIIAS 2023 kali ini pun JKIND kembali menjadi sponsor resmi ajang kegiatan ini dengan membawa serangkaian produk unggulan di antaranya, LLumar dan CPF1 kaca film dengan kualitas dan jaminan produk terbaik dan juga Duratect & Uniglobe paint protection film, produk unggulan untuk melindungi exterior dan interior mobil dengan performa dan inovasi termutakhir di kelasnya.
"Tidak hanya membawa produk-produk unggulan yang sudah dikenal oleh masyarakat, pada GIIAS 2023 kali ini kami menghadirkan produk kaca film terbaru yakni LLumar Pinnacle,” kata Herrys ditulis Selasa (15/8/2023).
LLumar Pinnacle adalah produk kaca film yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan segmen pasar yang menginginkan kaca film dengan kualitas terbaik dan harga yang kompetitif dibandingkan dengan produk sejenis di pasaran.
Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh LLumar Pinnacle adalah kemampuan menolak panas matahari yang superior karena dilengkapi oleh Infra-Red Rejection (IRR) hingga 90% dan Total Solar Energy Rejection (TSER) mencapai 64%.
“LLumar Pinnacle memiliki keunggulan lainnya yaitu, technology Nano Ceramic Non Metalized, yang tetap memberikan keamanan dan tidak menganggu sinyal gawai handphone, tablet, Global Positioning System (GPS), maupun ON Board Unit (OBU) eToll. JKIND juga memberikan garansi kualitas produk LLumar Pinnacle dan garansi pemasangan selama tujuh tahun penuh,” ungkap Herrys.
LLumar Pinnacle tersedia dalam warna hitam pekat dengan tiga varian transparansi, di antaranya 40% Visible Light Transmited (VLT: 33%) untuk Pinnacle30, 60% (VLT: 20%) untuk Pinnacle15, dan terakhir 80% (VLT: 5%) untuk Pinnacle05. Warna hitam pekat elegan yang dapat menambah kesan mewah pada kendaraan namun tetap memberikan perlindungan yang maksimal dari paparan sinar matahari.
“Indonesia merupakan negara tropis yang terpapar sinar matahari sepanjang musim. Untuk itu kaca film yang mampu meredam sinar matahari untuk mengendalikan suhu dalam kabin mobil sangat dibutuhkan. Selain itu, ancaman terhadap serangan terhadap kanker kulit saat berkendara di siang hari juga perlu diwaspadai,” ujar Herrys.
Baca Juga: Futuristik Banget! Daihatsu Rilis Grand Max EV di GIIAS 2023
Menurut World Health Organization (WHO) paparan Ultraviolet Radiation dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti kanker kulit, baik dari sinar matahari ataupun sumber buatan lainnya. Selain kanker kulit, ancaman kebutaan akibat katarak juga dapat disebabkan paparan sinar UV.
“Proteksi terhadap sinar UV pada kendaraan kami berikan secara komprehensif untuk exterior dan interior melalui seluruh lini produk yang dimiliki oleh JKIND yaitu LLumar, CPF1, Duratect & Uniglobe paint protection film yang memberikan perlindungan terbaik sekaligus mempercantik tampilan mobil. Seluruh inovasi yang kami hadirkan tidak hanya menyesuaikan kebutuhan berkendara masyarakat Indonesia, namun kami berikan produk terbaik yang mampu melampaui ekspektasi pecinta otomotif di Indonesia,” ungkap Herrys.
Pecinta otomotif di Indonesia yang hadir ke GIIAS 2023 bisa mengunjungi booth JKIND untuk bisa melihat rangkaian produk JKIND dan bisa berkonsultasi langsung kepada staff JKIND. Khusus untuk produk terbaru yang diluncurkan yaitu LLumar Pinnacle sudah resmi diperjualbelikan mulai dari Rp1.800.000 hingga Rp5.500.000.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI