Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengintruksikan pemerintah daerah di Jabodetabek untuk ikut serta mengurangi polusi udara. Salah satu instruksinya, dengan meningkatkan pelayanan transportasi publik ke masyarakat.
Tito meminta, pemerintah daerah harus kreatif untuk mengalihkan masyarakat untuk naik transportasi ketimbang kendaraan pribadi. Misalnya, bisa dengan memberikan tarif murah hingga diskon pada angkutan umum.
Adapun, instruksi ini tertuang dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengendalian Pencemaran Udara pada Wilayah Jabodetabek yang telah ditandatangangi Tito pada 22 Agustus 2023.
"Memberikan insentif lebih (potongan harga) agar masyarakat terdorong untuk beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi massal/transportasi umum," bunyi salah satu instruksi dalam aturan tersebut yang dikutip, Rabu (23/8/2023).
Selain tarif, pemerintah daerah Jabodetabek juga diminta meningkatkan pelayanan publik, ketika masa puncak kemacetan dengan memastikan keterserdiaan armada dan kapasitas penumpang.
Kemudian, Tito juga meminta agar operator angkutan umum untuk bisa menambah rute di beberapa daerah yang masih terbatas aksesnya. Arahan penggunaan transportasi ini tidak hanya untuk ASN saja, tetapi juga pegawai swasta.
"Bagi ASN dan/atau masyarakat yang melaksanakan WFO atau yang masih melakukan aktivitas di luar rumah, untuk mengoptimalkan moda transportasi masal atau transportasi umum," bunyi salah satu poin Inmendagri.
"Mendorong masyarakat atau karyawan swasta dan dunia usaha yang melakukan WFO atau masih melakukan aktivitas di luar rumah agar menggunakan kendaraan yang tidak beremisi atau kendaraan listrik," tulis poin dalam Inmendagri tersebut.
Baca Juga: Isi Instruksi Mendagri Terkait Polusi Udara, Wajib Diikuti Kepala Daerah Jabodetabek
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?
-
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah
-
82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono
-
Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat