Suara.com - Ayuterra Resort Ubud, Bali menjadi sorotan publik, setelah adanya insiden jatuhnya lift di dalam resort tersebut. Setidaknya terdapat lima karyawan Ayuterra Resort yang menjadi korban tewasnya atas insiden itu,
Insiden itu terjadi pada Jumat (1/9/2023) kemarin, sekitar pukul 13.00 WITA, lima karyawan Ayu Terra Resort Ubud naik lift. Salah seorang saksi, I Ketut Suwiarta, menyatakan bahwa sesaat setelah lift naik, terdengar teriakan dan suara keras.
Lift jatuh dengan cepat ke bawah karena tali lift yang terbuat dari baja diduga putus. Penemuan oleh kepolisian mengungkapkan bahwa rem lift tidak berfungsi.
Tarif menginap Ayuterra Resort
Selepas dari hal itu banyak orang penasaran tarif menginap di Ayuterra Resort tersebut. Adapun, Ayuterra Resort ini penginapan yang berkonsep villa di tengah hutan. Resort ini cocok untuk Anda yang ingin berbulan madu.
Seperti dilansir dari salah satu Online Travel Agent (OTA), tarif menginap satu malam di Ayuterra Resort cukup mahal yaitu sebesar Rp 9,6 juta dengan villa berukuran 130 meter persegi tanpa sarapan.
Sementara, tarif termahal menginap satu malam di Ayuterra Resort dibanderol seharga Rp 20,6 juta dengan vila seluas 250 meter persegi dengan fasilitas lengkap hingga tersedia kolam renang pribadi di depan vila.
Pemilik Ayuterra Resort
Pemilik Ayu Terra Resort Ubud Bali adalah pengusaha bernama Linggawati Utomo. Ia sudah menyampaikan rasa belasungkawa atas kecelakaan kerja ini dan menegaskan bahwa lift yang digunakan oleh karyawan masih layak digunakan selama satu tahun berdasarkan dokumen yang berlaku hingga November akhir 2023.
Baca Juga: Siapa Pemilik Ayuterra Resort Ubud Bali, Lokasi Kecelakaan Lift Tewaskan Lima Karyawan
Pihak resort secara rutin melakukan pemeriksaan dan perawatan lift, termasuk pemeriksaan harian sebelum penggunaan.
Untuk keluarga korban, manajemen resor telah mencapai kesepakatan dan akan memberikan biaya untuk upacara ngaben serta uang tali kasih kepada keluarga korban.
Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Hasil investigasi ini akan menentukan apakah ada kelalaian dari pihak pengelola atau kontraktor yang berkontribusi pada kecelakaan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026