Suara.com - PT GA Tiga Belas atau yang lebih dikenal Toko Buku Gunung Agung masih memberikan promo pembelian buku. Hal ini dalam rangka cuci gudang, sebelum melakukan penutupan secara total.
Seperti dilansir dari instagram resminya @gunungagung, kali ini Toko Buku Gunung Agung memberikan promo pembelian 1 buku tapi mendapat 3 buku atau pay 1 get 3.
Artinya, Anda hanya membayar satu buku saat membeli tiga buku. Promo ini berlaku untuk semua produk buku.
Promo ini hanya bisa Anda dapatkan hanya di Toko Buku Gunung Agung yang berada di Kwitang, Jakarta Pusat.
"Di bulan September ini promo Pay 1 Get 3 Masih Terus berlaku sampai pemberitahuan selanjutnya Segera pilih 3 item dan cukup bayar 1 item harga tertinggi. Khusus berlaku untuk semua koleksi buku & puzzle Impor, King Jim, dan 3M," tulis manajemen Gunung Agung yang dikutip, Rabu (6/9/2023).
Selain itu, Toko Bukuk Gunung Agung jug maish memberikan promo beli 1 gratis 1 untuk kebutuhan sekolah dan kantor. Serta, buku murah serba Rp 10 ribu, dan diskon sampai 30% untuk produk kategori teknologi.
Mau tutup selamanya
Toko Buku Gunung Agung bakal menutup seluruh tokonya. Penutupan Toko Buku Gunung Agung ini bertahap hingga akhir tahun 2023.
PT GA Tiga Belas, perusahaan yang membawahi Toko Gunung Agung mengungkapkan, salah satu alasan manajemen menutup seluruh toko karena kerugian yang semakin besar.
Baca Juga: Deretan Diskon 9.9 di Shopee dan Tokopedia, Promo Gede-gedean!
"Pada akhir tahun 2023 ini kami berencana menutup toko/outlet milik kami yang masih tersisa. Keputusan ini harus kami ambil karena kami tidak dapat bertahan dengan tambahan kerugian operasional per bulannya yang semakin besar," tulis Manajemen PT GA Tiga Belas dalam keterangan resmi yang dikutip, Senin (22/5/2023).
Kekinian, Toko Buku Gunung Agung yang masih memiliki 5 toko yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya. Manajemen juga telah menutup tokonya sejak pandemi di beberapa kota seperti Surabaya, Semarang, Gresik, Magelang, Bogor, Bekasi dan Jakarta.
"Penutupan toko/outlet tidak hanya kami lakukan akibat dampak dari pandemi COVID-19 pada tahun 2020 saja, karena kami telah melakukan efisiensi dan efektivitas usaha sejak tahun 2013," kata manajemen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Beban Bunga Utang Naik, S&P Ingatkan Indonesia Bisa Turun Peringkat
-
Harga Emas Antam Makin Mahal Dipatok Rp 3,04 Juta/Gram, Berikut Daftarnya
-
Rupiah Makin Lemas Lawan Dolar, Takluk ke Level Rp 16.781/USD
-
Tak Lakukan RUPS dan Diduga Gelapkan Dana, Dirut Wanteg Sekuritas Dicopot Sementara
-
IHSG Rungkad Lagi di Awal Perdagangan Hari Ini, Kembali ke Level 8.100
-
Danantara Bakal Ikut Kelola Dana Haji, UU BPKH Siap Digodok Ulang
-
BEI Bidik 50 Ribu Calon Investor Masuk di Pasar Modal Syariah, Ini Strateginya
-
Baznas Tetapkan Nisab Zakat 2026 Naik 7 Persen, Ini Alasannya
-
Ancaman Pelarangan Vape Dinilai Bisa Matikan UMKM dan Ratusan Ribu Lapangan Kerja
-
Perkuat Fondasi Kelistrikan Nasional, PLN Enjiniring Akselerasi Transformasi Digital dan SDM