Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin melakukan kunjungan kerja ke China untuk melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pejabat dan pengusaha negeri tirai bambu itu.
Usai melakukan pertemuan dengan sejumlah pengusaha di Kantor Perwakilan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM) MUI di Shanghai Al Amin Co Ltd, Wakil Presiden (Wapres) KH Maruf Amin melaksanakan salat Dzuhur jamak Ashar di Masjid Shanghai Pudong, Senin (18/09/2023).
Wapres bercerita bahwa kebebasan beragama di Tiongkok saat ini cukup baik. Dia bilang, saat dirinya bersama para pemimpin negara ASEAN dijamu Santap Malam oleh Perdana Menteri (PM) Tiongkok dua hari lalu, di meja makan dihiasi hiasan miniatur tempat ibadah.
"Di tempat pertemuan makan malam itu ada [miniatur] pagoda, gereja, masjid. Artinya mereka menunjukkan di sini agama, bahkan agama Islam bisa berkembang," ujarnya yang dikutip dari keterangan tertulis, Senin (18/9/2023).
Bahkan, lanjut Wapres, Perdana China mengundangnya untuk mengunjungi komunitas-komunitas Muslim yang ada di China.
"Kita harapkan ke depan bukan hanya sertifikasi halal makanannya, tapi kehidupan mereka sebagai muslim misalnya, dalam menjalankan agamanya bisa juga memperoleh kesempatan yang terbuka," imbuh dia.
Wapres menunjukkan bukti kehidupan beragama di China cukup baik adalah dengan adanya Masjid Shanghai Pudong yang dibangun di area strategis yakni di pinggir jalan, bukan di sudut terpencil.
"Saya melihat di sini bersih, nyaman untuk salat, dan tempatnya bukan di tempat umum, tetapi di tepi jalan yang strategis, tempat wudhunya juga bersih, [lantai masjid] malah dilapisi kayu di atasnya sehingga untuk salat nyaman," beber dia.
Bahkan saat salat Jumat, cerita Wapres, masjid ini penuh diisi jemaah dari berbagai daerah. Hanya saja, kekinian belum ada pengajian untuk anak-anak, sehingga ke depan ia berharap pengurus masjid dapat menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar agama untuk anak-anak.
Baca Juga: Gagah! Wapres Maruf Amin Bergaya Seperti Orang Betawi di Sidang Tahunan MPR-DPR
"Anak-anak masih diajar orang tuanya di rumah-rumah, saya pesankan [kepada pengurus masjid] agar ada pengajian anak-anak," ucap dia.
Sebagai informasi, Masjid Shanghai Pudong dibangun pada tahun 1935 dan diperluas pada tahun 1984. Masjid yang terletak di dekat Jalan Dongshang di Distrik Pudong ini, menawarkan akses mudah bagi umat Islam di Shanghai dan sekitarnya yang ingin melaksanakan salat berjamaah.
Masjid ini memiliki ruang salat, ruang imam, dan aula khutbah yang besar, dengan menara setinggi 36 meter berdiri tegak di bagian luarnya. Adapun luas area keseluruhan masjid mencapai 1.650 meter persegi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Sentimen BUMN Makelar Eskpor Bikin IHSG Kacau Balau, Ambruk Lagi 0,82%
-
Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya
-
Mulai 1 Juni, BUMN Siap Jadi Makelar Ekspor SDA
-
IHSG Ditutup di Zona Merah, BRI Sekuritas Berikan Peringatan Keras
-
Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Dana Pemerintah
-
Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto
-
IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound
-
Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik
-
Menkeu Purbaya Pastikan Tidak Ada Pajak Baru Tahun 2027
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani