Suara.com - Fokus memberikan kemudahan dalam pelayanan merupakan prioritas utama perbankan. Salah satu bentuk kemudahan yang bisa dinikmati nasabah salah satunya yakni aplikasi digital banking yang saat ini telah menjadi pilihan utama dalam bertransaksi.
Dalam rangka meningkatkan kenyamanan dan kemudahan nasabah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI pun berinovasi dengan menghadirkan layanan transaksi dan pembayaran QRIS memakai kartu kredit BRI melalui aplikasi super apps BRImo. Kini, nasabah pengguna BRImo dapat dengan lebih mudah melakukan pembayaran QRIS menggunakan sumber dana dari limit kartu kredit BRI.
Syaratnya, adalah nasabah harus memiliki super apps BRImo dan kartu kredit BRI, setelah itu nasabah dapat login BRImo menggunakan password. Kartu Kredit yang terdapat pada aplikasi BRImo harus dilakukan aktivasi dan registrasi untuk mendapatkan layanan pembayaran (sebagai sumber dana) untuk melakukan transaksi melalui metode QRIS. Adapun cara untuk aktivasi dan registrasi kartu kredit BRI di BRImo adalah sebagai berikut:
- Login ke aplikasi BRImo dan pilih fitur kartu kredit.
- Pilih kartu kredit BRI yang dimiliki untuk melakukan registrasi dan aktivasi.
- Setujui syarat dan ketentuan untuk melanjutkan proses berikutnya.
- Masukkan expiration date kartu kredit BRI dan tanggal lahir.
- Masukkan nomor OTP yang telah dikirimkan ke HP.
- Kartu kredit sudah aktif dan siap untuk digunakan untuk bertransaksi.
Selanjutnya, ketika akan melakukan transaksi pembayaran QRIS dengan kartu kredit BRI melalui BRImo, nasabah dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
- Login ke aplikasi BRImo dan pilih fitur transaksi QRIS.
- Scan QR melalui aplikasi BRImo.
- Masukkan nominal pembayaran.
- Pilih kartu kredit yang akan digunakan sebagai sumber dana.
- Periksa kembali nominal pembayaran dan sumber dana yang digunakan, lalu masukkan PIN BRImo untuk melakukan verifikasi transaksi.
- Transaksi berhasil dan sukses.
Terkait dengan hal tersebut, Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Andrijanto mengatakan, inovasi tersebut bertujuan untuk memudahkan nasabah yang ingin bertransaksi menggunakan kartu kredit BRI dan mengoptimalkan super apps BRImo.
"Kemudahan layanan bertransaksi QRIS melalui super apps BRImo dapat dilakukan dengan mudah menggunakan kartu kredit BRI. Kemudahan yang dilakukan BRI ini merupakan langkah untuk memudahkan nasabah dalam proses transaksi serta memaksimalkan super apps BRImo Selain itu, dengan lebih dari 100 fitur yang disematkan pada BRImo, berbagai keperluan transaksi mampu menjawab kebutuhan nasabah", ujarnya.
Dalam memenuhi kebutuhan nasabah, saat ini BRImo telah dilengkapi beragam fitur mulai dari membayar transaksi melalui QRIS, pembayaran untuk pendidikan, tiket kereta api, Pajak Bumi dan Bangunan, investasi produk deposito, hingga voucher streaming. Ada salah satu fitur yang menjadi andalan nasabah yaitu setor tunai tanpa kartu di seluruh mesin CRM BRI, dengan fitur tersebut nasabah tidak perlu membawa/menggunakan kartu untuk menabung.
Terkait dengan kinerja super apps BRImo, hingga akhir kuartal II-2023 atau semester I-2023, nilai transaksi di BRImo telah mencapai 1.896 Triliun atau tumbuh 76,3% YoY. Bahkan saat ini super apps BRImo telah menjadi aplikasi mobile banking dengan rating terbaik dibandingkan aplikasi mobile banking perbankan lainnya di Indonesia.
Data tersebut didapatkan berdasarkan jumlah pengunduh pengguna Android (Playstore) dan IOS (AppStore). Tercatat, para pengguna Android memberikan rating 4,5 dengan total 1 juta review, sementara pengguna IOS memberikan rating 4,7 dengan total 129 ribu review. Hal tersebut menunjukkan kepuasan para pengguna BRImo terhadap aplikasi tersebut.
Baca Juga: Saham BBRI Diproyeksi Terus Naik Efek Keberhasilan Transformasi
Kepercayaan terhadap super apps BRImo juga ditunjukkan dari jumlah pengguna yang kini telah mencapai 27,8 users atau tumbuh 50,6% year-on-year (YoY). Andrijanto menyampaikan bahwa kepercayaan nasabah terhadap BRImo terus meningkat. Ke depan, BRI terus menggunakan berbagai penawaran agar nasabah semakin mempercayakan BRImo untuk kebutuhan transaksi sehari-hari.
Berita Terkait
-
Bank BRI sebagai Bank UMKM Terbesar di Indonesia Turut Mendukung Isu Strategis AIPF 2023
-
Ratusan Pelaku UMKM Mendapat Bantuan Sertifikat Halal dari Bank BRI
-
Strategi Hybrid Bank BRI Mengantarkan Nasabah Menempuh Perjalanan Transformasi Digital
-
Catatkan Untung Terbesar Sejarah Perbankan RI, Bank BRI Siapkan Cuan Rp4,5 Triliun untuk Para Karyawan
-
Bank BRI Gelar Bincang Desa Brilian 2022
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?