Suara.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengumumkan bahwa Kereta Cepat Jakarta-Bandung kini memiliki identitas merek resmi, yaitu "Whoosh", setelah melalui proses sayembara yang dipimpin oleh tim penilai yang terdiri dari berbagai pihak, termasuk Triawan Munaf, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, dan dirinya sendiri.
Ia mengungkapkan, filosofi "Whoosh" berasal dari bunyi lesatan kereta cepat yang dikenal oleh masyarakat Indonesia maupun internasional.
Nama ini dianggap mencerminkan gambaran kereta cepat yang merupakan yang tercepat di Asia Tenggara. Selain itu, "Whoosh" juga merupakan singkatan dari "Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal", yang mencerminkan karakteristik kereta cepat tersebut.
Keputusan ini diambil setelah melalui seleksi dari 10 agensi berpengalaman. Menteri Budi Karya Sumadi berharap bahwa penamaan ini akan meningkatkan kecintaan dan kebanggaan terhadap kereta cepat, yang diharapkan membawa perubahan positif bagi Indonesia dan mendukung tercapainya visi Indonesia Emas di 2045.
Triawan Munaf, Ketua Tim Panel Sayembara Desain Identitas Jenama Kereta Api Cepat Indonesia, menekankan pentingnya memberikan identitas jenama atau merek dalam setiap program atau produk, dan menyebut bahwa "Whoosh" kini menjadi sebutan resmi untuk kereta cepat tersebut.
Tiga desain jenama terbaik berasal dari agensi Visious Studio, Ou Creative, dan Feat, dan karya-karya tersebut dapat dilihat di situs kcic.co.id/jenamakeretaapicepat/.
Beberapa pihak yang terlibat dalam sayembara ini termasuk Kemensetneg, Kemenkomarves, Kemenhub, Kementerian BUMN, KCIC, KAI, Telkomsel, In Journey, Asosiasi Desainer Grafis Indonesia, dan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia.
Berita Terkait
-
Ini Alasan Whoosh Jadi Nama Kereta Cepat Jakarta-Bandung
-
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kini Berganti Nama Jadi Whoosh
-
Bakal Diresmikan 1 Oktober Nanti, Secepat Apa Sih Kereta Cepat Jakarta Bandung?
-
Menhub Sempat Kena Omelan Karena Dinilai Buang-buang Uang Bangun Kereta Cepat
-
Kadin China dan Indonesia Jajal Kereta Cepat
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Arief Muhammad Rambah Bisnis Baru, Portofolio Usaha Makin Besar
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru