Suara.com - Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo ingin meningkatkan geliat industri untuk memajukan produk dalam negeri di Indonesia.
Hal itu dikatakan Ganjar setelah mengunjungi PT Kedawung Setia Industrial di Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim).
Ganjar menekankan pentingnya industri memproduksi produk dalam negeri yang berkualitas, bernilai jual, dan kompetitif di pasar Indonesia, bahkan dunia.
Maka dibutuhkan industri produksi yang terus berkembang maju dengan berbagai fasilitas canggih beserta sumber daya (SDM) lokal terampil supaya produk dalam negeri bisa eksis di masyarakat.
“Ini yang mesti mendapatkan dukungan dan dorongan agar kemudian roda usahanya tetap berjalan,” kata Ganjar ditulis Minggu (15/10/2023).
Di PT Kedawung Setia Industrial sendiri, Ganjar meninjau berbagai jenis produk yang kerap digunakan sehari-hari oleh rumah tangga seperti panci, cangkir, hingga teko.
Dalam kesempatan itu Ganjar mengaku kagum lantaran produksi dilakukan dengan mesin canggih meski produknya punya desain tradisional dan harganya terjangkau masyarakat.
“Kedawung ini menarik ternyata ada produk tradisional kalo boleh saya sebut pembuatannya modern, tapi jenis produknya tradisional, cangkir, termasuk tekonya,” tuturnya.
Ganjar berharap, produk dalam negeri semakin banyak terserap dan digunakan seluruh elemen bangsa Indonesia, mulai dari pemerintah sampai masyarakat di tingkat mikro.
Baca Juga: Majukan Indonesia Lewat Konsep Investasi Kawasan Industri Kesehatan ke Ratusan Pengusaha
“Jadi ada yang sifatnya tradisional masih laku di pasar-pasar tradisional dan bahkan dicari lagi, trus kemudian kedua ada yang sifatnya lebih tinggi dan semuanya berjalan,” pungkas Ganjar.
Pada kunjungannya di pabrik tersebut, Ganjar mendapat sambutan hangat dari Presiden Komisaris PT Kedawung Setia Industrial Bambang Sujanto bersama jajaran direksi, manajemen, serta ratusan buruh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta
-
Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol
-
IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri
-
Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
-
Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global
-
Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto