Suara.com - Anies Baswedan telah mendaftarkan diri untuk maju menjadi calon presiden (Capres) di pemilihan presiden (pilpres) tahun 2024 mendatang. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan didampingi oleh Muhaimin Iskandara atau Cak Imin sebagai Calon Wakil Presiden.
Untuk maju dalam kontesasi Pilpres, Anies ternyata menggunakan dana iuran dari masyarakat yang ingin bergabung dalam Gerakan Koalisi Perubahan untuk menjalankan program kampanye. Tak hanya iuran, dirinya juga menerima masyarakat yang hanya mampu memberikan bantuan berupa barang.
"Mari menjadi bagian perubahan, mari kita ikut iuran, mari yang punya waktu berikan waktu, yang punya pikiran berikan pikiran, yang punya dana bantu dengan dana, yang punya barang bantunya dengan barang," ujarnya dalam cara Kick Andy, dikutip, Jumat (20/10/2023).
Menurut Anies, sebenarnya ajang politik seperti pilpres ini bukan sebagai ajang untuk meraih pundi-pundi uang. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menganggap iuran tersebut sebagai investasi, di mana jika Anies menang akan dikembalikan lagi kepada masyarakat lewat program-program pemerintah.
"Kalau kami memandang ini sebagai proses perdagangan cari uang, investasi. Nanti setelah menjabat akan dikembalikan itu sebagai investasi," jelas dia.
Seharusnya, tutur Anies, pemerintah bisa ikut serta dalam pembiayaan kampanye politik para calon presiden. Sebab, dengan cara ini menghindari praktik korupsi yang digunakan untuk menjalankan program-program kampanye calon presiden.
"Selama tidak ada pengelolaan keterlibatan negara dalam pembiayaan politik, termasuk pembiayaan kampanye maka ini adalah salah satu hulunya praktik korupsi yang ada di Indonesia," imbuh Anies.
Sebagai informasi, Bakal Capres dan Cawapres Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar dianggap sebagai pasangan termiskin. Sebab, sesuai data LHKPN Anies hanya memiliki harta kekayaan sebesar Rp 11,19 miliar.
Sementara, pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud Md memiliki harta kekayaan sebesar Rp 13,45 miliar untuk kekayaan Ganjar, Rp 29,54 miliar untuk kekayaan Mahfud Md.
Baca Juga: Intip Visi-Misi Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud di Sektor Ekonomi
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah
-
Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan
-
GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan
-
Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik
-
Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru
-
Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas
-
Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850
-
Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI
-
88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit
-
Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas