Suara.com - Emiten produsen makanan ringan Beng-Beng PT Mayora Indah Tbk (MYOR) meraih penjualan bersih sebesar Rp22,89 triliun sepanjang 9 bulan pertama tahun 2023 ini.
Angka penjualan ini naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp22,22 triliun.
Mengutip laporan keuangan MYOR yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (27/10/2023) perseroan menyebutkan, beban pokok penjualan turun menjadi Rp16,78 triliun dari Rp17,48 triliun dan laba kotor naik menjadi Rp6,11 triliun dari laba kotor Rp4,74 triliun tahun sebelumnya.
Begitu juga dengan beban usaha yang mengalami kenaikan menjadi Rp3,31 triliun dari Rp3,28 triliun dan laba usaha menjadi Rp2,79 triliun meningkat dari laba usaha Rp1,46 triliun tahun sebelumnya.
Laba sebelum pajak naik menjadi Rp2,57 triliun dari laba sebelum pajak Rp1,40 triliun tahun sebelumnya. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk naik menjadi Rp2,02 triliun dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp1,08 triliun.
Sementara jumlah liabilitas mencapai Rp9,32 triliun hingga periode 30 September 2023 turun dari jumlah liabilitas Rp9,44 triliun hingga periode 31 Desember 2022. Jumlah aset mencapai Rp23,40 triliun hingga periode 30 September 2023 naik dari jumlah aset Rp22,27 triliun hingga periode 31 Desember 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru