Suara.com - Holding BUMN Kehutanan lewat Perum Perhutani berupaya untuk mencetak anak-anak muda menjadi generasi hujan. Langkah ini untuk menjaga lingkungan hidup serta dalam rangka menjaga kelangsungan bisnis perseroan.
Direktur SDM, Umum, & IT Perum Perhutani Muhammad Denny Ermansyah mengatkan untuk mencapai itu, perseroan mendukung gelaran Green Youth Movement tahun 2023. Perhutani turut berkontribusi dalam memfasilitasi 196 peserta di 15 simpul belajar yaitu Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso, KPH Jember, KPH Kediri, KPH Malang, KPH Banyumas Timur, KPH Cepu, KPH Pati, KPH Cianjur, KPH Kuningan, KPH Tasikmalaya, KPH Garut, KPH Purwakarta, KPH Bandung Utara, dan KPH Bandung Selatan.
"Kami berharap pada wisuda pendidikan Green Youth Movement tahun 2023 yang bertema ‘Memfasilitasi tumbuhnya generasi muda sebagai pelopor dan duta penyelamat lingkungan hidup dan kehutanan’ dapat melahirkan generasi cinta lingkungan yang kuat dan tangguh. Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Green Ambassadors, semoga menjadi generasi yang selalu meningkatkan kapasitasnya dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup," ujarnya yang dikutip, Minggu (19/11/2023).
Adapun, Green Youth Movement adalah program pendidikan dasar gerakan lingkungan hidup bagi para generasi remaja muda yang diinisiasi Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan (LHK) dan Institut Hijau Indonesia.
Program ini merupakan wadah bagi generasi muda untuk bertukar pengetahuan dalam melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai cara untuk bertindak dalam melindungi dan mengelola lingkungan hidup, memfasilitasi generasi muda untuk berbagi cerita dan bertukar pengalaman terhadap pengelolaan lingkungan hidup, meningkatkan pemahaman serta pengetahuan tentang perlindungan & pengelolaan lingkungan hidup dan, Meningkatkan pengetahuan mengenai isu-isu lingkungan hidup secara aktual.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menambahkan, Green Youth Movement dan pengukuhan Green Ambassadors sangat dinantikan, karena kedepan diperlukan perannya sebagai stimulan kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat serta pada akhirnya akan berujung sebagai calon pemimpin di masa yang akan datang dan peduli kepada lingkungan.
Siti Nurbaya menuturkan bahwa pengukuhan ini berdasarkan keputusan Menteri LHK nomor : 1221/MEN-LHK/SETJEN/Kum.0/XI/2023 tanggal 16 November 2023. Ia berharap akan terus muncul Green Ambassador berikutnya dari perspektif lain lingkungan yang dipahami dalam spektrum lingkungan yang cukup luas.
"Hari ini menjadi sebuah semangat baru untuk langkah hijau masa depan Indonesia di mana ribuan pemuda-pemudi Indonesia akan menjadi pionir hebat di lingkungannya masing-masing akan membawa secercah harapan bagi kita semua. Pemuda sebagai agen perubahan dan pemimpin masa depan telah berpartisipasi dalam kepedulian lingkungan di seluruh dunia dan tidak terkecuali Indonesia," imbuh dia.
Baca Juga: Holding BUMN Pangan Mulai Jaga Pasokan Kebutuhan Pokok
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100
-
Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai
-
Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?