Suara.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus di Bank Indonesia Award 2023. Bank bersandi saham BMRI ini dinobatkan sebagai Pendukung Pengembangan Pasar Uang Rupiah Terbaik, Pendukung Pengembangan Pasar Valas Terbaik, dan Bank Konvensional Pendukung Inovasi Operasi Moneter Valas Terbaik.
Capaian ini lantaran Bank Mandiri dinilai berhasil mendukung BI dalam mengimplementasikan kebijakan-kebijakan moneter untuk menjaga kestabilan sektor keuangan dan mendorong laju pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo kepada Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Eka Fitria, di Jakarta, Rabu (29/11/2023) malam.
Eka menyatakan, penghargaan ini merupakan bukti atas komitmen Bank Mandiri yang secara aktif melakukan inovasi dan transformasi yang fokus untuk memenuhi kebutuhan nasabah.
“Kami bangga dan bersyukur atas penghargaan ini, yang merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi seluruh Mandirian, yang terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah,” ujar Eka dalam keterangan resmi pada Kamis, (30/11/2023).
Menurut Eka, konsistensi Bank Mandiri dalam mendukung BI didasari oleh komitmen perseroan untuk menjadi institusi keuangan yang berperan aktif dalam penciptaan industri finansial domestik yang kuat serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Dalam mendukung pengendalian moneter, misalnya, kami memiliki basis nasabah eksportir yang sangat besar sehingga mampu menyediakan kebutuhan valas di pasar. Lalu, struktur pendanaan yang sangat kuat membuat Bank Mandiri mampu menyalurkan rupiah di pasar uang antar bank sehingga fluktuasi suku bunga di pasar uang antar bank relatif stabil,” jelas Eka.
Dia menegaskan, hingga Oktober 2023, transaksi valas Bank Mandiri telah menunjukkan pertumbuhan yang substansial sebesar 18,27% year to date, didukung oleh basis nasabah eksportir dan importir yang kuat.
Sedangkan dalam mendukung pendalaman pasar uang, jelasnya, Bank Mandiri aktif membantu BI mengembangkan produk-produk di pasar keuangan domestik. Contohnya, produk transaksi repo antar bank dimana Bank Mandiri menjadi market leader dan aktif mensosialisasikan produk ini kepada industri perbankan nasional.
“Untuk transaksi repo, kami telah berhasil meningkatkan jumlah mitra perbankan dalam transaksi repo menjadi 82 bank, memperkuat jaringan kemitraan untuk melakukan penetrasi pasar keuangan secara lebih komprehensif,” pungkas Eka.
Baca Juga: Bank Mandiri dan Jaringan Prima Gelar UMKM Merah Putih 2023, Inovasi Digital untuk Kemajuan UMKM
Berita Terkait
-
Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi KAI, Pejabat Bank Mandiri Masuk
-
Konsisten Jaga Transparansi, Bank Mandiri Raih Juara 1 Perusahaan Go Publik Keuangan Annual Report Award (ARA) 2022
-
Peredaran Uang di Indonesia Melambat, Apa Dampaknya?
-
Kurs Rupiah Menguat Tipis Hari Ini, Capai Rp15.540 per Dolar AS
-
Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp15.541 per Dolar AS, Melemah Tipis dari Sebelumnya
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
LPDB Koperasi Perkuat Skema Penyaluran Dana Bergulir untuk Dukung Operasional KDKMP
-
Punya 9,8 Juta Pengguna, Indodax Perkuat Literasi Kripto di Indonesia
-
Tarif Listrik Tak Naik Hingga Juni 2026
-
Timur Tengah Bergejolak, Petrokimia Gresik Bicara Nasib Soal Pasokan Sulfur
-
Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional
-
Sektor Swasta Ini Diharamkan untuk Ikut WFH oleh Pemerintah
-
Sah! Ini SE Aturan Swasta Terapkan WFH Bagi Karyawannya
-
Manfaatkan CNG, PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Arus Mudik
-
IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket
-
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur