Suara.com - Lion Parcel, perusahaan jasa ekspedisi mengandalkan mitra agen untuk menumbuhkan bisnis perseroan. Dalam hal ini, Lion Parcel akan terus fokus pada penambahan mitra agen baru secara merata di seluruh wilayah Indonesia untuk mempermudah aksesibilitas layanan.
Head of National Point of Sales (NPOS) Lion Parcel Cipto Laksono mengatakan, pengembangan mitra agen yang sudah ada juga terus dilakukan untuk mendukung produktivitas mereka.
"Pertumbuhan bisnis Lion Parcel tidak terlepas dari peran penting para mitra agen. Bertumbuh bersama para mitra agen adalah salah satu misi Lion Parcel sehingga kami memposisikan agen sebagai partner agar dapat saling memberi masukan untuk pertumbuhan bisnis bersama," ujar Cipto yang dikutip, Rabu (6/12/2023)..
Dari sisi pendaftaran, Lion Parcel berkomitmen memberikan kemudahan. Hanya dengan biaya mulai dari 5 juta rupiah, masyarakat bisa menjadi agen Lion Parcel dengan potensi keuntungan yang besar. Calon pendaftar hanya perlu mengisi formulir melalui situs resmi Lion Parcel https:/lionparcel.com/agen.
Hingga kini, pendaftar mitra agen baru Lion Parcel mencapai lebih dari 8.000 setiap bulan. Tidak hanya area Jabodetabek, pendaftar juga berasal dari wilayah luar pulau Jawa seperti Medan, Palembang, Makassar, dan lainnya.
Sebagai upaya mendukung pertumbuhan mitra agen, Lion Parcel memberikan program-program edukasi yang secara rutin dilakukan melalui training di empat aspek, yaitu operasional, entrepreneurship, sales dan marketing. Lion Parcel juga melakukan pendampingan sejak awal mitra agen mulai bergabung hingga berjalan apabila terdapat kendala dan hal yang dibutuhkan.
Selain itu, untuk menambah produktivitas mitra agen, Lion Parcel juga bekerja sama dengan pihak ketiga untuk diversifikasi layanan sehingga mitra agen mendapatkan lebih banyak penghasilan dari berbagai layanan.
Terbaru, Lion Parcel bekerja sama dengan perusahaan Payment Point Online Bank (PPOB) untuk menyediakan layanan pembayaran di seluruh mitra agen Lion Parcel. Melalui kerja sama ini, mitra agen dapat melayani pelanggan yang membutuhkan layanan pembayaran seperti top up uang elektronik, pembayaran e-commerce, dan lainnya.
"Program-program yang kami hadirkan adalah realisasi Lion Parcel dalam misi bertumbuh bersama mitra agen. Kami juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program baru yang sesuai dengan kebutuhan mitra. Lion Parcel sangat terbuka bagi masyarakat yang berminat menjadi mitra agen Lion Parcel dan tentunya bisa menjadi pemasukan baru bagi para mitra," imbuh Cipto.
Baca Juga: BRI Komitmen Kedepankan ESG Dalam Jalankan Bisnis
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak
-
Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia
-
MSCI Bekukan Rebalancing, Begini Nasib Saham GOTO
-
Emiten BCIC Sulap Tabungan Nasabah Jadi Aksi Konservasi Mangrove dan Laut
-
Tak Cuma Pembangkit, Transmisi Disebut Kunci Cegah Blackout Sumatra
-
Dua Kali Purbaya Kebobolan Soal APBN, Sapi Kurban Prabowo dan Motor Listrik MBG
-
Investor Jepang: Indonesia Hadapi Kemandekan Ekonomi yang Berbahaya