Suara.com - Berikut adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk mengajukan KPR BRI baik yang subsidi maupun non-subsidi. Simak syarat dan biaya lengkapnya.
Belakangan, membeli rumah secara KPR menjadi salah satu aktivitas yang diminati, terlebih oleh anak-anak muda. Sebab dengan cara KPR, mereka bisa bisa mendapatkan rumah hanya dengan uang yang relatif kecil.
Mengacu pada alasan tersebut, mulai banyak bank yang menyediakan KPR atau kredit perumahan rakyat, salah satu yang paling banyak diminati yakni BRI.
Buat kamu yang berniat mengajukan KPR, maka kamu perlu tahu bahwa ada dua jenis KPR yang disediakan oleh pemerintah dan bank, keduanya adalah KPR Subsidi dan KPR Non-Subsidi.
KPR Subsidi
Sesuai dengan namanya KPR Subsidi merupakan kredit pemilikan rumah yang mendapat subsidi dari pemerintah.
KPR BRI bersubsidi merupakan program KPR yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini memberikan kemudahan akses pembiayaan rumah dengan suku bunga yang lebih rendah dan uang muka yang terjangkau.
Biasanya bunga dari KPR bersubsidi akan flat 5% sampai lunas sehingga sangat diminati. Namun ada juga KPR subsidi yang hanya akan memberikan bunga flat beberapa tahun saja.
KPR non Subsidi
Sementara KPR non-subsidi bisa diambil oleh mereka yang sudah tidak termasuk orang dengan penghasilan rendah. Biasanya yang memiliki gaji Rp8 juta per bulan.
Baca Juga: Apa yang Harus Dilakukan Jika Akun BRImo Terblokir, Tenang Bisa Diatasi dari Rumah
KPR BRI non subsidi adalah program KPR yang ditujukan bagi masyarakat umum dengan suku bunga yang kompetitif. Program ini memiliki persyaratan dan ketentuan yang lebih fleksibel dibandingkan dengan KPR subsidi.
Meski demikian, bunganya akan naik sesuai dengan kenaikan bunga di Indonesia. Jadi iuran per bulan kamu akan sesuai dengan bunga yang ada.
Bunga KPR BRI
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, bunga KPR BRI bermacam-macam besarnya. Untuk KPR Non Subsidi, bunga yang berlaku adalah 6,5% (fixed 1 tahun pertama) dan 9,5% (fixed 3 tahun pertama).
Besar suku bunga setelah masa fixed habis adalah bunga mengambang (floating) mengikuti kebijakan Bank Indonesia. Masa tenor cicilan KPR di bank BRI bisa mencapai 20 tahun. Sedangkan suku bunga KPR bank BRI subsidi adalah 5% hingga masa tenor selesai.
Syarat KPR BRI
Berita Terkait
-
Apa yang Harus Dilakukan Jika Akun BRImo Terblokir, Tenang Bisa Diatasi dari Rumah
-
Cara Transfer Uang Lewat BRImo, Bisa Langsung dari HP Tanpa ke ATM Terdekat
-
Cara Ganti Nomor HP BRImo, Wajib Datang ke Kantor Cabang
-
Cara Melihat Nomor Rekening di BRImo, Langkahnya Mudah Banget
-
Cara Cek Saldo ATM BRI, Bisa Lewat ATM hingga Aplikasi BRImo
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Peran BUMN Tangani Bencana Diapresiasi
-
XRP Tertekan di Bawah 2 Dolar AS, Harga Bakal Makin Turun?
-
Catat Waktunya! Emas Antam Bisa Tembus Rp 3 Juta/Gram Pekan Ini
-
Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang
-
PPRO Dorong Transformasi Bisnis Lewat Pendekatan Berbasis Pengalaman Konsumen
-
Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Akui Sentimen Pasar Negatif
-
Jadi Kandidat Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Usung Penguatan Sistem Pembayaran
-
Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI