Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir mengingatkan para BUMN agar memastikan ada kesetaraan gender di lingkungan perseroan. Dia menginginkan peran perempuan juga besar dalam memajukan sayary BUMN.
Ketua Umum PSSI ini menuturkan, BUMN bisa berubah jika banyak memiliki pemimpin perempuan. Menurut Erick, kepemimpinan perempuan memiliki dampak yang luas terhadap perkembangan BUMN saat ini.
"Diperlukan kebijakan untuk mendukung kepemimpinan perempuan di seluruh BUMN, seperti misalnya pemberian ilmu literasi pengelolaan keuangan dan pengetahuan mengenai mental health agar karyawati dapat lebih ringan menjalankan multiperannya sebagai istri dan ibu dalam keluarga," ujarnya di Jakarta yang dikutip, Jumat (15/12/2023).
Dalam hal ini, PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau Taspen juga memberikan kesempatan kepada perempuan untuk bisa berkontribusi terhadap perseroan.
Pembina Srikandi Taspen Diyantini Soesilowati mengatakan, perseroan mendukung kesetaraan gender dalam kepemimpinan yang dicanangkan oleh Menteri BUMN dengan target 25%. Sejalan dengan hal tersebut, Taspen dalam penunjukan pemimpin menitiberatkan pada kapasitas dan kapabilitas SDM yang bersangkutan.
"Saat ini, pemimpin wanita di Taspen meliputi kepala unit kantor pusat, kantor cabang, hingga direksi, telah mencapai 25%, diantaranya ada tiga orang direksi wanita di Taspen. Taspen secara profesional selalu andal dalam melayani untuk memberikan layanan optimal bagi seluruh peserta Taspen," kata dia.
Taspen secara aktif menghargai peran perempuan dan secara keras menolak adanya diskriminasi gender pada seluruh penugasan dan penunjukan jabatan yang diberikan kepada pegawainya. Dalam penunjukan pemimpin, Taspen senantiasa menerapkan sistem yang terbuka, sehingga dapat menciptakan penilaian murni yang berdasarkan kapasitas dan kapabilitas pegawai tersebut tanpa melihat gender.
Keterbukaan ini juga dibuktikan melalui adanya 3 tiga orang perempuan sebagai Direksi Taspen yang secara sinergis dengan jajaran direksi lainnya dalam berupaya untuk meningkatkan kualitas produk dan inovasi layanan TASPEN bagi seluruh peserta. Taspen berkomitmen untuk terus menerapkan kesetaraan gender dalam sistem kepegawaiannya, sehingga dapat menciptakan kondisi bisnis yang baik dan nyaman, sehingga dapat menghadirkan layanan optimal bagi seluruh peserta Taspen.
Hingga Desember 2023, Taspen memiliki 1.407 karyawan, dengan komposisi terdiri dari 46% pegawai perempuan dan 54% pegawai pria. Adapun seluruh pegawai perempuan Taspen merupakan anggota dari Srikandi Taspen. Hingga kini, Srikandi Taspen telah melakukan beberapa inisiasi kesetaraan perempuan, antara lain kegiatan WeTalk (Woman Empowerment Talk) yang diselenggarakan oleh Srikandi Taspen, yakni kegiatan diskusi/sharing session perihal keuangan ataupun karir yang dilaksanakan setiap 3 bulan sejak tahun 2021.
Baca Juga: Ingin Go Internasional, BUMN Ini Minta Tambahan Modal Rp1 Triliun ke Pemerintah
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?