Suara.com - Sukarelawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali melakukan aksi kemanusiaan dengan program yang langsung dirasakan oleh masyarakat di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Kali ini kegiatan dilakukan berupa bantuan sumur bor yang menjadi solusi efektif bagi warga sekitar mendapatkan air bersih. Penyerahan tersebut diberikan secara simbolis kepada warga Desa Mertak.
Sri Anom Putra Sanjaya sebagai Ketua Relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD Nusa Tenggara Barat mengatakan ini langkah nyata mewujudkan harapan masyarakat desa dalam memfasilitasi ketersediaan sumber air.
"Di sini masyarakat kita riset apa yang memang sangat dibutuhkan, tetapi masyarakat meminta untuk sumur bor ini. Jadi masyarakat sudah tidak ada kendala terkait dengan air," kata Anom ditulis Senin (18/12/2023).
Sumur bor ini merupakan komitmen sukrelawan Ganjar-Mahfud kepada masyarakat. Disampaikan, sumur bor akan dibangun dengan kedalaman 100 meter agar warga setempat bisa memanfaatkan semaksimal mungkin.
Dalam hal ini Anom pun mensosialisasikan program Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebagai capres-cawapres untuk membawa Indonesia lebih maju.
"Masyarakat melihat Pak Ganjar dan Pak Mahfud serius programnya, jadi ini adalah program bermanfaat untuk masyarakat setiap dari tetesan air atau liter itu menjadi berkah untuk kemenangan perjuangan Ganjar-Mahfud," ujar Anom.
Sementara, Gusti Sempane Gare salah seorang warga Desa Mertak berterima kasih kepada sukarelawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Gusti menyebut bantuan ini sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.
"Kami sangat berterima kasih dengan adanya bantuan ini, karena sebelum ada sumur bor masyarakat selalu membeli air seharga Rp 25.000 itu cukup 3 hari, 3 hari kemudian habis beli lagi begitu," jelas Gusti.
Baca Juga: Anak-anak Perlu Diedukasi Soal Air Bersih, PAM Jaya: Dapatkan Air Tidak Mudah
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara
-
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
-
7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang
-
Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang
-
Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal
-
Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah
-
Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas
-
Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya
-
Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026
-
BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya