Suara.com - Pencalonan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sebagai presiden dan wakil presiden tidak bisa dilepaskan dari sokongan para pengusaha. Lantas siapa pengusaha terkaya di tim pemenangan Anies – Muhaimin? Tim Nasional Pemenangan Anies – Muhaimin (Timnas Amin) disokong oleh sejumlah tokoh nasional.
Kapten Timnas Amin dijabat oleh M. Syaugi Alaydrus yang pernah menduduki posisi Kepala Basarnas. Ada pula nama mantan Menteri ESDM, Sudirman Said yang tergabung sebagai salah satu co-captain.
Saat masih menjadi Kepala Basarnas, kekayaan Syaugi tercatat Rp8,4 miliar sesuai dengan data dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Jumlah ini didominasi oleh tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa daerah antara lain Bekasi, Bogor, Bandung, Kepulauan Seribu, dan Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Namun, Syaugi bukanlah sosok pengusaha terkaya yang menyokong Timnas Amin. Sudah menjadi rahasia umum jika pencalonan Anies – Muhaimin didukung penuh oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang diketuai oleh pengusaha media tersohor, Surya Paloh. Banyak yang menduga bahwa Surya Paloh cawe-cawe mengatur strategi pemenangan Anies – Muhaimin meskipun tak secara langsung tergabung dalam tim.
Buktinya, koordinasi antara Paloh dan Anies telah berlangsung sejak Agustus 2023, jauh sebelum Muhaimin Iskandar dideklarasikan sebagai calon wakil presiden.
Saat itu, Anies Baswedan beserta Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan telah mengadakan pertemuan dengan Surya Paloh di Grand Hyatt, Jakarta Pusat.
Kehadiran Paloh menyuratkan dukungan besar untuk Anies dalam pencalonan presiden. Berdasarkan keterangan foto yang diterima Suara.com, tampak sejumlah petinggi partai di Koalisi Perubahan duduk bareng satu meja bersama Anies dan Surya Paloh. Sebelum mendaftarkan diri ke KPU, Anies dan Cak Imin juga sowan ke Kantor DPP Nasdem untuk bertemu Surya Paloh.
Kekayaan Surya Paloh
Baca Juga: Pernah 10 Tahun Bersama SBY dan 10 Tahun Bersama Jokowi, Cak Imin: Jangan Ragukan Saya!
Surya Paloh digadang-gadang sebagai salah satu ketua partai terkaya di Indonesia. Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Desember 2022 mencatat Surya Paloh memiliki kekayaan Rp25.904.022.833 dalam jabatannya sebagai anggota DPR.
Surya Paloh diketahui menempati posisi ke-77 dari daftar 150 orang terkaya di Indonesia versi Globe Asia. Kekayaannya berasal dari bisnis Media Group yang menaungi Metro TV dan Media Indonesia. Kemudian dia juga menangani bisnis pertambangan, perhotelan, dan katering.
Dari total harta kekayaannya tersebut, diketahui Surya Paloh memiliki beberapa aset, di antaranya aset tanah dan bangunan dengan total Rp5.163.759.000.
Surya Paloh memiliki tanah dan bangunan dengan luas 1695 m2/315 m2 di Kab/Kota Cianjur hasil sendiri dengan harga Rp2.736.825.000, dan tanah dengan luas 1905 m2 di Kab/Kota Cianjur hasil sendiri dengan harga Rp2.426.970.000.
Tak hanya itu, Surya Paloh juga memiliki aset lain berupa surat berharga dengan total Rp14.885.900.000, kas dan setara kas dengan total Rp12.199.967.501.
Surya Paloh juga memiliki harta lainnya yang tidak dirinci dalam laman tersebut dengan total Rp32.249.639.668. Dalam laman yang sama, Surya Paloh juga disebutkan memiliki utang dengan total Rp6.345.639.668.
Berita Terkait
-
Ini Alasan Jusuf Kalla Dukung Anies-Cak Imin di Pilpres 2024
-
Resmi! Jusuf Kalla Dukung Anies-Cak Imin di Pilpres 2024
-
Cak Imin Siap Mundur di Tengah Jalan Jika Tak Bekerja All Out dengan Anies
-
Cak Imin: Tak Usah Khawatir, Isu Khianati Gus Dur Itu Isu Lima Tahunan
-
Pernah 10 Tahun Bersama SBY dan 10 Tahun Bersama Jokowi, Cak Imin: Jangan Ragukan Saya!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI