Suara.com - Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur dasar IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara Tahap 1 ditargetkan akan selesai tahun 2024. Adapun daftar Proyek IKN yang Siap 2024 yakni sebagai berikut.
Dikatan oleh Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN bahwa progres konstruksi IKN untuk Tahap I sudah capai 62,65 persen. Nah untuk selengkapnya, berikut ini daftar Proyek IKN yang Siap 2024.
1. Istana Presiden dan Lapangan Upacara
Istana Presiden dan lapangan upacara ini salah satu proyek IKN yaang progres konstruksinya telah mencapai 42 persen dan untuk kantor Presiden progresnya telah mencapai 66 persen.
2. Penyediaan Air Minum dan Jaringan Distribusinya ke sejumlah kawasan di IKN
Untuk proyek lainnya di IKN yang siap digunakan pada tahun 2024 yaitu penyediaan air minum dan jaringan distribunyinya. Proyek yang tersebar beberapa di wilayah IKN ini juga sudah hampir selesai dan akan siap digunakan.
3. Bendungan Sepaku dan Intake Sepaku
Ada juga proyek lainnya di IKN yang juga siap untuk digunakan di tahun 2024 mendatang. Adapun proyek tersebut yaitu bendungan Sepaku dan Intake Sepaku. Proyek ini berguna dalam memenuhi kebutuhan air bersih di IKN.
4. Jalan Tol Akses IKN
Baca Juga: Gibran Sapa Warganet di Medsos X Usai Debat, Cak Imin Potong Tumpeng di IKN Dibahas Lagi
Untuk urusan konektivitas, Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN juga menyampaikan bahwa Jalan Tol akses menuju IKN sedang dalam proses pembangunan agar bisa digunakan pada tahun 2024.
Akses jalan tol tersebut berguna untuk mempersingkat jarak tempuh perjalanan Balikpapan ke Kawasan pusat IKN, yang mana mulanya perjalanan memakan waktu tempuh sekitar 2 jam jadi di bawah 1 jam.
Saat ini, progres pembangunan akses jalan Tol IKN sudah hampir selesai, yang mana tiga seksi jalan tol ditargetkan akan rampun Juni atau Juli 2024. Adapun tiga seksi jalan tol tersebut yakni sebagai berikut:
- 3A Karangjoang-KKT Kariangau (48%)
- 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung (57%)
- 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang (67%).
Berita Terkait
-
Profil Agung Sedayu, Perusahaan Properti Raksasa yang Jadi Investor IKN
-
Dear Pak Mahfud MD, Ini 10 Investor IKN yang Sudah Masuk Ada Agung Sedayu hingga Mayapada
-
Apakah Ada Investor Asing di IKN? Jadi Polemik Usai Debat Cawapres 2024
-
Profil Agung Sedayu Group: Investor IKN yang Disebut Gibran, Siapa Pemiliknya?
-
Gibran Sapa Warganet di Medsos X Usai Debat, Cak Imin Potong Tumpeng di IKN Dibahas Lagi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya