Suara.com - Industri kecantikan di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, dengan pertumbuhan mencapai 21,9% di tahun 2023, berdasarkan keterangan dari Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika Indonesia (PPA Kosmetika Indonesia).
Pertumbuhan ini juga terlihat dari semakin banyaknya brand lokal yang bermunculan, dengan strategi yang kreatif di platform digital, termasuk di TikTok. Bahkan menurut data dari TikTok Beauty Brand Playbook di tahun 2022, dari survei yang dilakukan terhadap ratusan pengguna TikTok, sebanyak 61% responden mengakui lebih memilih brand lokal, dan bahkan saat musim promo, 68% responden belanja lebih banyak brand lokal.
Antusiasme terhadap brand kecantikan lokal ini juga terlihat pada saat kampanye Beli Lokal 12.12 yang berlangsung beberapa waktu lalu di TikTok dan Tokopedia. Berbagai brand kecantikan lokal menawarkan produk-produk inovatif dan kualitasnya tidak kalah dengan produk luar.
Tiga brand lokal yang cukup menonjol di TikTok adalah Wardah, Emina, dan Make Over, yang sangat kreatif dalam memanfaatkan platform TikTok untuk promosi dan juga berjualan. Seperti apa cara ketiga brand ini menggaet audiens TikTok? Mari kita intip.
Buat konten video singkat yang konsisten
Untuk menarik audiens mencari tahu lebih lanjut informasi brand hingga menggunakannya, buatlah konten-konten video singkat yang konsisten. Dibandingkan konten video yang panjang atau kumpulan foto, konten video akan lebih diminati untuk pasar produk kecantikan.
Misalnya, Wardah sering membuat dan membagikan tips dan tutorial skincare dan produk kecantikan yang sesuai kondisi wajah dengan gaya penyampaian sederhana dan visual yang menarik.
Dengan strategi ini, Wardah juga berhasil meraih ribuan penjualan dalam waktu 24 jam, dan menjadi bukti nyata bahwa sebagai brand kecantikan lokal, mereka bisa memikat pengguna TikTok khususnya ketika kampanye Beli Lokal 12.12 berlangsung.
Manfaatkan momentum dan hadirkan ragam promo
Siapa yang tidak suka promo? Apalagi brand kecantikan yang disukai oleh perempuan dari berbagai usia. Cobalah untuk menawarkan ragam promo istimewa di hari-hari spesial atau besar, seperti yang dilakukan Emina pada Harbolnas.
Baca Juga: Aerostreet dan Erigo Tembus Rekor Penjualan Lewat TikTok Saat 12.12
Pada kampanye Beli Lokal 12.12, Emina secara terus-menerus mempromosikan berbagai promo di platform TikTok sejak jauh-jauh hari sebelum kampanye itu berlangsung. Promo-promo yang diberikan pun beragam, mulai dari diskon untuk ragam produk hingga 25% untuk sun battle, light mask, lip serum, bright stuff.
Selain itu, Emina juga hadirkan Twinpack Sun Battle 30 dengan potongan 23%, hingga promo 100K get 6 untuk skincare, dan promo-promo menarik lainnya. Melalui TikTok, Emina sudah merasakan berbagai manfaat, antara lain berhasil mencapai peningkatan minat pembelian sebesar 10% pada momen Beli Lokal 12.12.
Seringlah berinteraksi dengan pengguna TikTok dengan mengoptimalkan fitur live shopping.
Fitur live shopping yang ada di TikTok dapat menjadi cara yang efektif untuk mempromosikan produk atau layanan. Brand dapat memulai dengan memilih influencer yang tepat untuk menjangkau audiens.
Kemudian, brand dapat menggunakan gimmick seperti sticker, membuat kuis atau giveaway, atau filter agar lebih menarik secara visual. Selain itu, brand juga bisa juga dengan mengadakan flash sale seperti yang dilakukan Make Over.
Strategi ini membuat audiens akan tetap menonton konten live yang dihadirkan karena menantikan promo terbatas tersebut. Hal ini tentunya turut membantu Make Over dalam meningkatkan jumlah penjualan dan volume pembelian saat kampanye Beli Lokal 12.12, yang mana jumlahnya meningkat jika dibandingkan bulan September.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain
-
LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas
-
BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya
-
Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina
-
Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan
-
Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG
-
Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi
-
OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI
-
Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah