Suara.com - Berapa biaya admin tabungan Simpedes? berikut adalah informasi tentang biaya admin tabungan Simpedes yang mungkin sedang kami cari sebelum membuka tabungan.
Simpedes merupakan akronim dari Simpanan Masyarakat Pedesaan yang pada awalnya diperuntukkan untuk masyarakat daerah pedesaan.
Tabungan BRI Simpedes sendiri memiliki dua jenis yakni Simpedes dan Simpedes TKI. Seperti fungsinya, BRI Simpedes ini memiliki setoran awal yang lebih ringan.
Dilansir dari situs resmi BRI, setoran awal untuk membuka Tabungan Simpedes adalah Rp100.000. Untuk setoran selanjutnya, Simpedes dan Britama sama besarnya, yaitu minimal Rp10.000.
Seperti layaknya tabungan biasanya, Simpedes juga menetapkan biaya admin yang harus diketahui oleh nasabah atau calon nasabahnya. Per tahun 2023 ini, berikut adalah biaya admin tabungan Simpedes.
Biaya Admin Simpedes
Setoran awal: Rp 50.000.
Setoran berikutnya: Rp 10.000.
Biaya admin BRI Simpedes per bulan: Rp 5.500.
Biaya admin BRI untuk penarikan di teller (kurang dari Rp 2,5 juta): Rp 10.000.
Biaya admin Bank BRI untuk penarikan di teller (Rp 2,5 juta-5 juta): Rp 10.000.
Biaya kartu GPN Classic: Rp2.500
Biaya kartu GPN Gold: Rp 6.000
Saldo minimum mengendap: Rp 50.000.
Denda dibawah saldo minimum: Rp 5.000.
Biaya penutupan rekening: Rp 25.000.
Biaya admin BRI untuk buku rusak: Rp 25.000.
Biaya admin BRI untuk buku penuh: Gratis.
Limit penarikan tunai dengan kartu debit: Rp 20 juta.
Limit transfer antar bank melalui ATM: Rp 15 juta
Limit transfer antar bank melalui BRImo: Rp 25 juta
Limit transfer sesama BRI melalui ATM: Rp 100 juta
Limit transfer sesama BRI melalui BRImo: Rp 100 juta
Biaya Admin Simpedes Bisa
Baca Juga: Cara Daftar BRImo untuk Nasabah Lama, Wajib Tahu
Setoran awal: Rp 50.000
Biaya kartu GPN Classic: Rp 2.500
Biaya kartu GPN Gold: Rp 6.000
Biaya administrasi bulanan: -
Saldo minimum: -
Biaya penutupan rekening: Rp 25.000
Saldo Tetap Minimum Pos Impian: Rp 50.000
Saldo Tetap Minimum Pos Investasi: Rp 50.000
Pencairan Sebagian Pos Impian: Maksimal 50 persen dari total saldo
Biaya admin pencairan sebagian pos impian: Rp: 25.000
Biaya admin penutupan sebelum jatuh tempo pos impian: Rp 50.000
Limit tarik tunai dengan kartu debit: Rp 20 juta
Limit transfer antar bank melalui ATM: Rp 15 juta
Limit transfer antar bank melalui BRImo: Rp 25 juta
Limit transfer sesama BRI melalui ATM: Rp 100 juta
Limit transfer sesama BRI melalui BRImo: Rp 100 juta
Itulah jawaban atas pertanyaan berapa biaya admin tabungan Simpedes yang mungkin sedang kamu cari. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
IHSG Perlahan Naik Bukit, Melesat 0,48% di Kamis Pagi
-
Grafik Emas Antam 5 Februari 2026: Turun Tipis, Masih di Kisaran 3 Jutaan
-
Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara
-
IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham
-
Tiket Konser Westlife Ludes, Emiten IRSX Ungkap Permintaan Pasar Hiburan Masih Sangat Kuat
-
Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia