Suara.com - Pada akhir Desember 2023, PT Pertamina (Persero) memberikan hibah alat produksi senilai Rp 100 juta untuk pemenang kompetisi pembinaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Pertamina, yakni Pertapreneur Aggregator 2023. CV Bunga Palm, sebagai Juara 1 kompetisi Pertapreneur ini, akan menggunakan alat produksinya tersebut untuk program dapur sehat bagi ratusan penderes gula semut untuk mendorong peningkatan kualitas gula semut sehingga layak ekspor.
Pertapreneur Aggregator adalah program pembinaan Pertamina bagi UMKM untuk menjadi UMKM Kolaborator, atau UMKM binaan yang dapat membina UMKM lainnya dengan membangun jejaring kolaborasi antar UMKM di sekitarnya. Program berantai ini diharapkan dapat saling memajukan UMKM, sehingga pengusaha mampu mandiri dan berdaya saing, hingga pada akhirnya memajukan perekonomian masyarakat dan daerah.
“Program Pertapreneur Aggregator Pertamina yang memasuki tahun kedua ini merupakan bentuk pembinaan untuk mendorong UMKM menjalin kolaborasi dalam berbagi ilmu, berkembang serta memperluas jaringan dan pasar, yang pada akhirnya mewujudkan pemberdayaan ekonomi berkelanjutan,” jelas Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso ditulis Rabu (3/1/2024).
Fadjar menjelaskan, untuk mengikuti program Pertapreneur Aggregator, UMKM binaan Pertamina harus bisa mandiri dan mampu memberdayakan komunitas sekitarnya. Hal ini tercermin dari syarat mengikuti Pertapreneur Agregator, yakni UMKM binaan Pertamina memiliki omset minimal Rp 50 juta per bulan dan telah memberdayakan minimal 3 UMKM.
Pada program tahun ini, Pertamina menerima 243 usulan proposal dari UMKM binaan. Selanjutnya, Pertamina bersama MarkPlus Insitute mengurasi 100 proposal unggulan, yang kemudian mendapatkan pendampingan bisnis dari fasilitator ahli untuk mengikuti serangkaian pelatihan dan mempersiapkan pitching proposal bisnis. Program ini berjalan sejak Juli hingga November 2023, di mana kemudian 10 proposal terbaik dipaparkan untuk mencari program bisnis terbaik.
Pada akhir periode, Fadjar menambahkan, Pertamina menetapkan CV Bunga Palm sebagai Juara 1 Pertapreneur Aggregator karena programnya dinilai dapat mendorong kemajuan ekonomi bagi usaha mikro para Penderes Gula dan meningkatkan kenaikan harga produksi gula seiring dengan peningkatan kualitasnya hingga laik ekspor.
Penderes adalah para pemanjat pohon kelapa, pencari air nira kelapa yang kemudian digunakan sebagai bahan baku gula semut atau gula merah (gula jawa) versi bubuk. Sementara, CV Bunga Palm bergerak sebagai produsen gula kelapa organik, di mana sebagian produknya telah menjadi produk ekspor.
“Melalui peran CV Bunga Palm untuk membina Penderes Gula, dapat mendorong multiplier effect pada industri gula semut. Ini sebagai salah satu contoh dari manfaat Pertapreneur Aggregator, yakni melahirkan UMKM Aggregator lainnya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” jelas Fadjar.
Gunarto (60 tahun), Pemilik CV Bunga Palm mengungkapkan dana hibah untuk produksi dapur sehat Penderes gula di kawasan Purbalingga ini bertujuan mendukung produksi gula semut. Dapur sehat ini akan memperhatikan aspek pencahayaan, ventilasi, tata letak perangkat dapur, tungku sehat, serta peralatan pendukungnya, sehingga hasil produksi gula semut diharapkan semakin meningkat baik dari kuantitas dan kualitasnya.
Baca Juga: Mau Punya Bisnis Warung Tapi Terkendala Modal? Kredit Waralaba BRI Bisa jadi Pilihan
Saat ini Bunga Palm aktif membina 250 Penderes yang tersebar di 3 desa di Purbalingga, dan tergabung dalam kelompok pengrajin gula kelapa “Keping Emas”. Menurut Gunarto, pihaknya membangun kemitraan dan memberikan edukasi berkelanjutan, termasuk melakukan kontrol mutu produk dan produk organik, termasuk mentoring dan evaluasi mutu produk bagi Petani.
“Program rutin ini, kami ajukan dalam proposal Pertapreneur Aggregator dengan mimpi untuk mewujudkan dapur sehat bagi 250 Penderes di 3 desa, agar produk gula semut mereka layak ekspor,” kata Gunarto.
Sejak menjadi mitra Binaan Pertamina, Gunarto merupakan salah satu UMKM yang mendapatkan kesempatan mengikuti pameran Trade Expo Indonesia, Di mana dari pameran tersebut, telah meningkatkan eksposure produknya, dan masuk ke pasar ekspor Amerika, dan beberapa negara lainnya seperti Belanda, Jerman, Australia, dan lain-lain.
Selain Gunarto dari CV Bunga Palm sebagai Juara 1 Pertapreneur Aggregator, pemenang kompetisi bisnis lainnya juga memperoleh dana hibah senilai total Rp 230 juta untuk kebutuhan pengembangan bisnis, sesuai dengan fokus bisnisnya masing-masing. Selain itu pemenang juga mendapatkan pendampingan bisnis selama 10 bulan ke depan.
Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) Pertamina sejalan dengan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 8, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pertamina, sebagai pemimpin di transisi energi terus berkomitmen pada Net Zero Emission 2060 dan menerapkan ESG di seluruh operasinya.
Pertamina sebagai pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Menuju Indonesia Digital, Akses Internet Cepat Menjadi Fondasi Utama
-
Pemerintah Klaim Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Ekspor Produk Lokal
-
Ambisi Telkom Siapkan Sovereign AI di 2028, Kurangi Bergantung dari Perusahaan Asing
-
Purbaya Umumkan Daftar 20 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Tak Ada Suahasil-Misbakhun
-
10 Biang Kerok Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif
-
Nestapa Kelas Menengah Jelang Lebaran: Dompet 'Layu' Sebelum Hari Raya
-
BRI Life Perluas Jangkauan Asuransi Digital, Incar Segmen Ini
-
Perkuat Akses Pendidikan, Brantas Abipraya Garap Sekolah Rakyat di 7 Wilayah
-
Profil PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia: Broker yang Diduga 'Goreng' Saham BEBS
-
Siap-siap! Pemerintah Siap Salurkan Bantuan Pangan Buat 33 Juta Orang