Suara.com - DMMX Grup melakukan implementasi Solusi Smart Ritel berbasis Artificial Intelligence (AI) di Timur Tengah, Amerika Selatan dan Asia Tenggara melalui ZKDigimax Pte. Ltd, perusahaan patungan antara ZKTeco Co., Ltd. (ZKTeco) (301330: CN Shenzhen Stock Exchage) dan PT. Digital Mediatama Maxima, Tbk (IDX: DMMX). Hal ini sejalan dengan inisiatif Perseroan dalam merambah pasar global.
Perseroan berhasil melakukan kesepakatan dan pemasangan di beberapa ritel seperti layar digital berbasis AI di hotel Marriott Dubai dan implementasi Electronic Shelf Label (ESL) pertama kalinya di hotel NH Collection Dubai The Palm untuk area Timur Tengah, layar digital berbasis AI di Tambo Peru Supermarket dan Sanna Clinic Peru di area Amerika Selatan, juga pemasangan layar digital berbasis AI di Vkook Vietnam Supermarket dan Shilla Duty Free Changi Airport di area Asia Tenggara.
“DMMX Grup selalu berkomitmen untuk menyediakan one stop solution untuk retailer global melalui solusi Smart Ritel berbasis AI, kerjasama dengan retailer di ranah global," kata Supardi Tan, Chief Executive Officer ZKDigimax dalam keterangannya, Senin (8/1/2024).
Implementasi solusi Smart Ritel berbasis AI ini diharapkan mampu memudahkan retailer untuk mengelola konten pada layar promosi secara terpusat melalui Cloud infrastructure, dimana konten bisa dikirimkan secara cepat, dinamis, dan targeted menyesuaikan target audiens menggunakan teknologi berbasis AI.
Langkah ini menjadi kelanjutan Perseroan dalam membangun infrastruktur kecerdasan buatan ("AI") untuk memberdayakan ekosistem Smart Ritel di pasar global.
Implementasi solusi Smart Ritel berbasis AI ini merupakan upaya Perseroan dalam berekspansi di ranah global dimana saat ini Perseroan berfokus pada 15 negara, seperti Chile, Peru, Dubai, Malaysia, Indonesia, Panama, Colombia, Kazakhstan, Spain, Thailand, Vietnam, Kenya, Singapore, Egypt, Angola, South Africa, Mexico.
Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam menyolidkan kehadiran global Perseroan.
Dengan menyediakan solusi teknologi terdepan, Perseroan berkomitmen untuk menggiatkan solusi Smart Ritel berbasis AI dengan memberikan pengalaman belanja yang unik, berkesan dan tepat sasaran bagi konsumen retailer di seluruh dunia.
"Kedepannya, Perseroan akan selalu memberikan berbagai inovasi terbaru dalam solusi ritel digital yang mengubah cara berbelanja, berinteraksi, dan bertransaksi bagi konsumen, juga memberikan cara baru dalam melakukan analisa perilaku konsumen dan perilaku outlet ritel bagi retailer untuk masuk era ritel modern saat ini.” pungkasnya.
Baca Juga: Sejarah HP Samsung: Dari Ponsel Pertama, Lipat, hingga Galaxy AI
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta
-
Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia
-
Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?
-
Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal
-
Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok
-
Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog
-
IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat
-
Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan