Suara.com - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) kembali menegaskan bisnis berkelanjutan pada tahun 2024. Strategi ini jadi bagian dari upaya kontribusinya terhadap pelestarian lingkungan.
Komitmen terhadap bisnis berkelanjutan melibatkan pembiayaan kendaraan listrik dan berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang mendukung kelestarian lingkungan serta upaya penanggulangan perubahan iklim.
Direktur Manajemen Risiko BRI Finance, Ari Prayuwana mengatakan, "BRI Finance terus memberikan kontribusi yang nyata. Kami meyakini bahwa kebijakan dan tindakan berkelanjutan merupakan dasar bagi pertumbuhan ekonomi yang seimbang dan berkelanjutan di masa depan."
Sebagai contoh, pada Oktober 2023, BRI Finance melaksanakan Aksi Tanam 2000 Pohon secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari program CSR bersama Perhutani dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Cisarua, Bogor.
Akhir tahun lalu, berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia dan komunitas di Desa Sukamurni, Garut, BRI Finance mengembangkan desa sebagai destinasi wisata berkelanjutan dengan penyediaan akses pengelolaan sampah.
Menurut Ari, inisiatif-inisiatif seperti ini menunjukkan komitmen BRI Finance untuk menjadi perusahaan pembiayaan terdepan dan membuktikan dukungannya terhadap pertumbuhan berkelanjutan.
BRI Finance juga terlibat dalam program pembiayaan khusus untuk mendorong adopsi kendaraan listrik, mengakui pentingnya mobilitas berkelanjutan dan transisi ke energi bersih. Melalui program ini, konsumen dapat dengan mudah mendapatkan pembiayaan untuk kendaraan listrik.
Selain itu juga memperkuat kemitraan dengan dealer dan showroom kendaraan listrik untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance berkomitmen untuk bersinergi tidak hanya dengan BRI Group tetapi juga dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam berbagai inisiatif yang berdampak pada keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga: Bagaimana Caranya Jadi Nasabah BRI Prioritas? Penuhi Syarat Saldo Minimalnya
Ari menyatakan bahwa BRI Finance akan terus memperluas pangsa pasar, memperkuat sinergi dengan BRI Group, dan fokus pada segmen high yield pada tahun 2024. Perusahaan ini melihat tahun ini sebagai momentum yang tepat untuk terus maju dengan visi berkelanjutan, menjadi kontributor positif bagi masyarakat dan lingkungan melalui branchless financing yang terintegrasi dengan Kantor Cabang BRI di seluruh Indonesia.
Hingga Januari 2024, BRI Finance sudah memiliki lebih dari 150 layanan branchless financing yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan akan terus diperluas seiring dengan pertumbuhan bisnisnya.
Tag
Berita Terkait
-
Firza Andika Bertekad Bawa Persija Raih Poin Sebanyak-banyaknya di Sisa Laga BRI Liga 1
-
BRI Liga 1: PSS Sleman Jalani Latihan Perdana di 2024
-
Cek Promo BRI di Aplikasi BRImo, Ada Banyak Diskon Tiap Bulan
-
Tidak Dalam Posisi Seharusnya, Rio Fahmi Bertekad Bawa Persija Bangkit di BRI Liga 1 Musim Ini
-
Bagaimana Caranya Jadi Nasabah BRI Prioritas? Penuhi Syarat Saldo Minimalnya
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto