Suara.com - Nilai tukar rupiah di buka melemah pada perdagangan Rabu (10/1). Pelemahan rupiah ini selaras dengan menurunnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi menurun sebesar 20 poin atau 0,13 persen menjadi Rp15.540 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.520 per dolar AS.
"Optimisme pelaku pasar berkurang terhadap penurunan suku bunga The Fed pada Maret karena data tenaga kerja AS yang masih kuat," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova seperti yang dikutip Antara, Rabu (10/1/2023).
Adapun, data ketenagakerjaan Nonfarm Payrolls AS Desember 2023 naik 216 ribu, lebih tinggi dari survei ekonom yang sebesar 170 ribu.
Rully memperkirakan rupiah melemah di kisaran Rp15.500 per dolar AS sampai dengan Rp15.550 per dolar AS.
Pelemahan rupiah itu juga dikarenakan pasar menunggu dan mencermati data inflasi AS yang akan dirilis Kamis dan Jumat pekan ini, yang akan menjadi patokan arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.
Proyeksi CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa pasar memperkirakan penurunan suku bunga acuan AS paling cepat pada Maret 2024.
Sementara dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan rilis data survei penjualan eceran, namun tidak akan berpengaruh signifikan pada kurs rupiah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen
-
Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini
-
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI