Suara.com - BRIZZI menggunakan teknologi NFC. Teknologi NFC adalah teknologi nirkabel yang memungkinkan perangkat untuk saling bertukar informasi cukup dengan mendekatkannya. Dengan menggunakan teknologi NFC, BRIZZI dapat digunakan untuk melakukan transaksi dengan lebih cepat dan praktis.
Kamu hanya perlu menempelkan kartu BRIZZI di mesin EDC yang memiliki fitur NFC. Teknologi NFC menggunakan energi yang sangat kecil, sehingga tidak akan menguras baterai perangkat. BRIZZI adalah sebuah produk uang elektronik atau e-Money yang diterbitkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI).
BRIZZI bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi pembayaran secara digital. Kartu BRIZZI ini dapat digunakan sebagai pengganti uang tunai dalam berbagai transaksi sehari-hari.
Kartu BRIZZI dilengkapi dengan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan pembayaran dengan cara menempelkan kartu ke mesin pembaca yang kompatibel.
Dalam transaksi, saldo yang tersimpan dalam kartu BRIZZI akan dikurangi secara otomatis sesuai dengan nilai pembayaran yang dilakukan. BRIZZI dapat digunakan untuk membayar berbagai layanan publik seperti tol, transportasi umum, parkir, pengisian pulsa, pembelian makanan dan minuman di beberapa tempat, serta pembayaran di beberapa merchant mitra BRI.
Kartu BRIZZI juga dapat digunakan hampir di seluruh Indonesia, sehingga memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi di berbagai tempat yang telah bekerja sama dengan BRI. Untuk memperoleh kartu BRIZZI, kamu dapat mengunjungi kantor cabang BRI terdekat dan melakukan registrasi serta pengisian saldo awal.
Selain itu, BRI juga menyediakan layanan untuk mengakses informasi saldo dan riwayat transaksi BRIZZI melalui aplikasi mobile banking BRI yang dapat diunduh melalui Google Play Store atau Apple App Store.
Cara Pakai Kartu BRIZZI
1. Transaksi di merchant
Baca Juga: Lebih Praktis, Ini Cara Cek Saldo BRIZZI Lewat HP
Untuk melakukan transaksi di merchant, cukup tempelkan kartu BRIZZI kamu ke mesin EDC. Mesin EDC akan membaca saldo kartu BRIZZI kamu dan melakukan transaksi sesuai dengan nominal yang kamu inginkan.
2. Transaksi tol
Untuk melakukan transaksi tol, tempelkan kartu BRIZZI kamu ke reader tol. Reader tol akan membaca saldo kartu BRIZZI kamu dan melakukan transaksi sesuai dengan tarif tol.
3. Transaksi parkir
Untuk melakukan transaksi parkir, tempelkan kartu BRIZZI kamu ke mesin parkir. Mesin parkir akan membaca saldo kartu BRIZZI kamu dan melakukan transaksi sesuai dengan tarif parkir.
4. Transaksi transportasi umum
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga
-
Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia
-
Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan
-
Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini
-
Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta
-
B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO
-
Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak
-
Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat
-
Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%
-
Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun