Suara.com - LRT Jabodebek memastikan bahwa barang-barang yang tertinggal oleh penumpang baik di dalam kereta maupun di stasiun akan diamankan oleh petugas dan dapat dikembalikan kepada pemiliknya.
"Petugas LRT Jabodebek secara teratur melakukan pemeriksaan di seluruh area rangkaian LRT Jabodebek dan di stasiun untuk memastikan bahwa tidak ada barang milik penumpang yang tertinggal," kata Mahendro Trang Bawono, Manager Public Relations LRT Jabodebek, Senin (29/1/2024).
Petugas juga memberikan pengingat kepada penumpang untuk selalu menjaga barang bawaannya agar tidak tertinggal atau diserahkan kepada orang lain secara tidak sengaja.
Pada rangkaian dan stasiun LRT Jabodebek juga telah dilengkapi oleh CCTV sehingga dapat merekam dan melakukan pemantauan komprehensif dan respon cepat terhadap setiap kejadian.
Mahendro menjelaskan, sejak mulai beroperasi, LRT Jabodebek telah mengidentifikasi dan mendokumentasikan sebanyak 997 kejadian pengguna yang secara tidak sengaja meninggalkan barang-barang pribadinya baik di atas rangkaian LRT Jabodebek maupun di stasiun.
Kasus-kasus temuan dan laporan yang tercatat mencakup berbagai macam barang seperti tas, perangkat elektronik, uang tunai serta uang elektronik, hingga aksesoris pribadi.
"Bagi para pengguna yang kehilangan atau tertinggal barang di atas rangkaian LRT Jabodebek atau di stasiun, dapat melaporkan kepada petugas yang ada di rangkaian, maupun di stasiun," tutur Mahendro.
Sementara itu, untuk para pengguna yang tidak lagi berada di dalam kereta atau di area stasiun, mereka dapat melaporkan barang yang tertinggal melalui Contact Center KAI dengan nomor telepon 121, melalui surel ke cs@kai.id, atau melalui akun media sosial KAI121.
Mahendro menekankan bahwa peran aktif dari para pengguna sangatlah penting dalam mencegah kehilangan barang-barang yang tertinggal, meskipun LRT Jabodebek telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk menangani masalah tersebut.
Baca Juga: LRT Jabodebek Gangguan Senin Pagi, Kereta Berhenti Lebih dari 30 Menit
Ia mengajak para penumpang untuk bertanggung jawab atas barang bawaan mereka dan tetap waspada selama perjalanan.
"Kami mengingatkan pengguna LRT Jabodebek untuk selalu memeriksa kembali barang bawaan mereka sebelum turun dari kereta atau meninggalkan stasiun," kata Mahendro.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal LRT Jabodebek 2024, Jam Operasional Terbaru Lebih Malam
-
Jadwal Perjalanan LRT Jabodebek Diperpanjang Hingga Jam 10 Malam
-
LRT Jabodebek Kembali Beroperasi Setelah Alami Gangguan Pagi Tadi
-
Ini Biang Kerok LRT Jabodebek Alami Gangguan di Senin Pagi
-
LRT Jabodebek Gangguan Senin Pagi, Kereta Berhenti Lebih dari 30 Menit
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Lowongan Kerja BCA Terbaru 2026 untuk Berbagai Jurusan S1 dan S2
-
OJK: Tak Semua WNI di Kamboja Korban TPPO, Sebagian Adalah Kriminal
-
Tak Kunjung Penuhi Kewajiban Reklamasi, 45 Perusahaan Tambang Terancam Dicabut Izin
-
ANTM Mengamuk! Saham Aneka Tambang Tembus Rekor Baru di Rp4.750
-
Kementerian UMKM Terbitkan Permen Verifikasi WIUP Prioritas bagi UKM
-
Dolar Singapura (SGD) Cetak Rekor Kurs Tertinggi, Apa Kabar Rupiah?
-
Tinjau Banjir Aek Garoga, Menteri PU Dorong Normalisasi Sungai hingga Sabo Dam
-
PGN dan REI Kolaborasi Bangun Jaringan Gas di Proyek Properti Nasional
-
Gaspol Tangani Pascabencana Aceh, Menteri PU: Tak Boleh Ada Daerah Terisolir
-
Di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia