Suara.com - PT Pegadaian berhasil mencatat pencapaian luar biasa dalam satu tahun terakhir dengan mencapai volume transaksi gadai digital sebesar Rp14,54 triliun pada tahun 2023.
Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada hari Kamis, Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengungkapkan bahwa angka tersebut menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan dalam adopsi layanan gadai digital di tengah transformasi digital yang terus berlanjut.
Damar menyatakan bahwa jumlah pengguna aplikasi Pegadaian digital pada akhir tahun 2023 mencapai 6,5 juta pengguna (meningkat 14 persen dibanding tahun sebelumnya), sementara volume transaksi mencapai Rp14,54 triliun (meningkat 72 persen dibanding tahun sebelumnya).
Hal ini menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan platform digital untuk kebutuhan gadai, yang pada gilirannya memungkinkan Pegadaian untuk memperluas cakupan layanannya dan meningkatkan efisiensi proses transaksi secara keseluruhan.
Pegadaian, kata Damar lagi, melalui platform digital membawa kemudahan tak terbatas bagi para nasabah. Dengan tabungan digital, kini semua kebutuhan finansial dapat dipenuhi dengan mudah.
Dia menyebut tabungan digital nasabah dapat membeli emas di hari ini itu juga, hingga menabung untuk masa depan. Semua itu dapat dilakukan secara praktis. Bahkan, nasabah juga memiliki fleksibilitas untuk mencetak emas, melakukan tabungan berencana, atau memilih program tabungan lainnya seperti tabungan emas plus.
“Bahkan dengan adanya Pegadaian digital ini nasabah bisa menebus, minta tambah, mau nyicil, mau ganti tabungan emas lewat PDS. Kemudian mau beli pulsa, membayar listrik, air, BPJS, itu bisa,” ujar Damar lagi.
Aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS), kata Damar menjelaskan, merupakan layanan digital dalam rangka mempermudah para nasabah dan calon nasabah tanpa harus datang ke outlet Pegadaian.
“Berbicara Pegadaian digital, Pegadaian usianya sudah 123 tahun tapi kami punya standar teknologi yang tercanggih, mengikuti jejak digital,” kata Damar, dikutip via Antara.
Baca Juga: Pegadaian Raih Penghargaan Indonesia Living Legend Companies Awards 2024
Sebelumnya, PT Pegadaian secara umum mencatatkan kinerja positif dalam kurun waktu satu tahun terakhir dengan mencetak laba bersih sebesar Rp4,38 triliun sepanjang tahun 2023. Pencapaian ini tumbuh 32,7 persen dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp3,30 triliun.
Pegadaian juga juga menyebutkan jumlah nasabah Pegadaian sampai 31 Desember 2023 tercatat sebanyak 24 juta. Sementara dari sisi aset mencapai Rp82,6 triliun pada tahun 2023.
“Di 2023, omzet Pegadaian kembali naik menjadi Rp205,2 triliun. Kami tumbuh 14,2 persen yoy," kata Damar lagi.
Tag
Berita Terkait
-
Emiten Grup Bakrie Gadaikan Saham Demi Dapat Utang
-
Gemilang di 2023, Pegadaian Cetak Laba Rp4,38 Triliun, Naik 32,7% dari Tahun Sebelumnya
-
Semakin Kinclong! Pegadaian Cetak Laba 4,38T Selama Tahun 2023
-
Pegadaian Dukung Penerbitan Sertifikat Halal untuk APMISO Yogyakarta
-
Pegadaian Raih Penghargaan Indonesia Living Legend Companies Awards 2024
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI
-
Daftar 6 Proyek Hilirisasi yang Digarap Danantara Mulai Hari Ini