Suara.com - Nama Jhony Saputra anak konglomerat Kalimantan, Haji Isam viral. Di usianya yang baru 21 tahun, daftar perusahaan, saham, dan pendapatan Jhony Saputra tak main – main. Total kekayaannya mencapai Rp5 triliun.
Total kekayaan inilah yang disinyalir membuat penyanyi Happy Asmara gampang kepincut dengan Jhony Saputra. Bagaimana tidak, nominal kekayaan Jhony jauh lebih tinggi jika dibandingkan tarif sekali manggung Happy Asmara. Meski kini Happy dikenal sebagai ikon musik dangdut tanah air, dia merintis karier dari taraf bawah.
Happy pernah hanya dibayar Rp50.000 sekali manggung di sebuah acara pernikahan. Kini tarif manggung Happy Asmara sudah mencapai puluhan juta rupiah sekali tampil.
Namun demikian, tarif manggung Happy Asmara ini tidak ada apa – apanya jika dibandingkan dengan penghasilan dari usaha – usaha milik Jhony Saputra.
Kedekatan keduanya mulai tercium sejak sosok Jhony sering tampil bersama rombongan brand skincare MS Glow. Happy Asmara merupakan salah satunya. Namun, hingga hari ini Happy Asmara belum memberikan pernyataan resmi terkait dengan kedekatannya dengan sosok crazy rich Kalimantan tersebut.
Namun, diduga Happy Asmara akan meminta waktu tiga tahun sebelum menikah dengan Jhony. Pasalnya, dalam sebuah wawancara Haji Isam pernah mengatakan bahwa ia akan melaran Happy Asmara kembali bernyanyi.
Sumber Pendapatan Jhony Saputra
Salah satu sumber penghasilan Jhony Saputra berasal dari kepemilikannya dalam saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN). Ini merupakan perusahaan perkebunan dan produsen kelapa sawit yang sudah berdiri sejak tahun 1995.
Dengan saham tersebut, kekayaan Jhony sempat bertambah hingga Rp1 triliun hanya dalam waktu satu pekan saja. Tak heran jika Jhony memiliki total kekayaan hingga Rp5 triliun.
Baca Juga: Lulusan SMA Tapi Komisaris Utama, Denny Caknan Kebanting Anak Haji Isam
Kekayaan itu tentu jauh lebih besar. Bahkan jika dibandingkan dengan kekayaan Menko Luhut sebagai salah satu pejabat terkaya hanya memiliki harta sekitar Rp897 miliar, berdasarkan LHKPN 2022.
Tak hanya itu. Jhony juga sudah mendapat mandat dari sang ayah untuk menjadi Komisaris Utama dari PT Jhonlin Agro Raya Tbk. Bukan hanya satu, Jhony juga ikut dalam mengurus segudang perusahaan milik sang ayah. Muli dari PT CItra Agro Raya, PT Modal Harapan Bangsa, hingga PT Surya Mega Adiperkasa. Selain Jhony, Haji Islam juga mempercayakan pengelolaan perusahaannya dengan putrinya yaitu Liana Saputri.
Mewariskan kekayaan tentunya bukan hal sulit bagi Haji Isam. Haji Isam membangun usahanya dari nol hingga sukses di sektor batu bara.
Konon katanya penghasilan Haji Isam mencapai Rp40 miliar per bulan. Haji Isam mulanya terjun di industri batu bara dengan bekerja di perusahaan milik warga keturunan Tionghoa-Surabaya.
Masa-masa menjadi karyawan ini dimanfaatkan Haji Isam untuk belajar bagaimana menjalankan bisnis hingga akhirnya berani membuka bisnis batu-baranya sendiri.
Kini, Haji Isam telah membangun kerajaan bisnis lewat PT Jholin Grup yang terdiri dari PT Jhonlin Baratama, PT Jhonlin Marine and Shipping, dan juga PT Jhonlin Air Transport. Tidak sampai di situ, Haji Isam bahkan mendirikan PT Jhonilin Agro Raya (JAR) Kalimantan Selatan, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang biodiesel, yang telah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Berita Terkait
-
Intip 3 Koleksi Tas Mewah Happy Asmara, Diam-Diam Lagi Dipepet Anak Haji Isam?
-
Happy Asmara Sarjana Apa? Digosipkan Dekat dengan Gen Z Kaya Raya Anak Haji Isam
-
Beda Nasib Jhony Saputra dan Denny Caknan di Awal Karier: Komisaris Utama vs Honorer
-
Tak Kalah Saing, Penghasilan Denny Caknan Bisa 10 Kali Lipat Lampaui Gaji Jhony Saputra?
-
Lulusan SMA Tapi Komisaris Utama, Denny Caknan Kebanting Anak Haji Isam
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pemerintah Mau Guyur Dana Rp 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
-
Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan di Ekosistem Venture Capital
-
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
-
Shell, BP dan Vivo Diminta Bernegosiasi dengan Pertamina untuk Beli Solar
-
ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu
-
CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok
-
Perusahaan Dompet Digital Mulai Sasar Segmen Olah Raga
-
Pemerintah Buka Seluasnya Akses Pasar Ekspor untuk Redam Gejolak Ekonomi Global
-
Menko Airlangga Sebut Presiden Lebih Pilih Terapkan B40 Tahun Ini
-
Danamon Bakal Kembangkan Solusi Pembiayaan Kredit Karbon Berbasis Alam