Suara.com - Membawa misi memperbaiki ekonomi di tingkat keluarga perempuan prasejahtera, PT Permodalan Nasional Madani atau PNM terus menggenjot akses pembiayaan dan pemberdayaan melalui produk Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera). Mimpi tersebut terbukti sukses dengan capaian lebih dari 15 juta nasabah ultra mikro yang tersebar di 6.165 kecamatan di seluruh Indonesia.
Capaian tersebut turut diapresiasi oleh Menteri BUMN RI Erick Thohir dalam acara “15 Juta Ibu-ibu Mekaar”, di Jakarta International Velodrome, Jakarta Senin (12/2/2024).
Menurut Erick, jumlah nasabah Mekaar harus terus didorong menuju 20 juta, karena fondasi ekonomi Indonesia, salah satunya berasal dari ibu-ibu hebat pelaku usaha ultra mikro. Ia juga mendorong para ibu untuk meningkatkan kapabilitas, dengan saling sharing dan belajar dari pengalaman nasabah Mekaar lainnya.
Orang nomor satu di Kementerian BUMN ini turut berinteraksi dengan nasabah PNM Mekaar yang hadir dan memberikan apresiasi mulai dari logam mulia, sepeda motor hingga wisata religi umrah bagi ibu-ibu nasabah Mekaar terpilih.
Salah satu nasabah Mekaar yang akan diberangkatkan umrah adalah ibu Titin bersama sang suami, nasabah Mekaar Lubang Buaya yang berjualan es batu. Di tengah keterbatasannya, ia tetap gigih menjalani usaha hingga sukses menyekolahkan anaknya hingga lulus perguruan tinggi dan tetap ingat untuk berbagi setiap harinya dengan memberi makan anak yatim.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi mengaku terharu dengan berbagai dinamika perjuangan para ibu-ibu Mekaar, sehingga pencapaian PNM pun berkat doa dan kerja keras ibu-ibu prasejahtera.
“PNM bisa mencapai titik ini karena nasabah yang kami bantu berasal dari kelompok prasejahtera, orang-orang miskin yang masih bergelut dengan perjuangan untuk memenuhi hidup sehari-hari. Berkat doa dan perjuangan mereka lah kita bisa merayakan pencapaian 15 juta nasabah. Jadi kita harus bantu lebih maksimal lagi agar mereka bisa semakin maju usahanya,” papar Arief.
Ia menambahkan, apresiasi ini juga merupakan bagian dari rasa syukur PNM memiliki Keluarga Besar yang terus mendukung perjuangan selama ini. Ia berharap kisah-kisa nasabah dapat menjadi pengingat dan penyemangat keluarga besar Holding Ultra Mikro untuk terus membantu memberikan pendampingan kepada nasabah setulus hati.
Berita Terkait
-
Donut Wortel, Ide Bisnis Camilan Sehat Ala Nasabah PNM Mekaar
-
Brantas Abipraya Maksimalkan Pemanfaatan Gedung Sapta Taruna lewat PMN non Tunai
-
Emas, Investasi Paling Cocok untuk Para Ibu Pelaku Usaha Ultra Mikro
-
Presiden Jokowi Puji Produk Keripik Tempe Milik Nasabah PNM Mekaar di Sumatera Utara
-
Salurkan Rp 1,7 Triliun Sukuk Mudharabah, PNM Raih Best Local Currency Sukuk of The Year In Indonesia
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Media Asing: Donald Trump 'Permalukan' FIFA Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
Terkini
-
Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi
-
Purbaya Target Defisit APBN 1,8-2,4 Persen di 2027
-
Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana
-
Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi
-
Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
-
Benarkah Rumor Reshuffle Menkeu Purbaya Buat IHSG dan Rupiah Kompak Rebound?
-
Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus
-
Ternyata Selama Ini MinyaKita Dipakai untuk Bansos, Jadinya Langka di Warung