Suara.com - Keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Iriana Jokowi tengah jadi sorotan karena dituding sebagai keluarga 'dinasti' karena hampir seluruh anggotanya memiliki jabatan kekuasaan politik.
Jika dilihat dari sumber kekayaan harta yang mereka miliki ternyata anak ketiga yakni Kaesang Pangarep memiliki jumlah harta paling banyak dari anggota keluarga lainnya, bahkan dari sang ayah sendiri, Jokowi.
1. Kaesang Pangarep.
Putra bontot Jokowi ini dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses dengan berbagai bisnisnya. Berikut adalah perkiraan harta kekayaan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dirangkum dari berbagai sumber:
Bisnis Kuliner:
1. Sang Pisang: Didirikan pada tahun 2017, Sang Pisang merupakan bisnis pisang nugget yang telah berkembang pesat dengan lebih dari 100 cabang di seluruh Indonesia. Nilai bisnis ini ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.
2. Ternakopi: Kaesang juga memiliki bisnis kedai kopi bernama Ternakopi yang didirikan pada tahun 2016. Saat ini, Ternakopi memiliki lebih dari 50 cabang di berbagai kota.
3. Yang Ayam: Bisnis ayam goreng tepung kekinian yang didirikan pada tahun 2019.
4. Mangkokku: Restoran masakan nusantara yang didirikan bersama Gibran Rakabuming Raka dan Chef Arnold Poernomo.
Bisnis Lainnya:
1. Sang Javas: Brand clothing yang didirikan pada tahun 2017.
2. Kaesang Bakery: Toko roti yang menawarkan berbagai macam roti dan kue.
3. Hompimpa: Startup aplikasi jual beli bahan baku makanan.
4. Madhang.id: Platform online yang menghubungkan pengusaha kuliner dengan pelanggan.
5. Saham PT Panca Mitra Multiperdana: Pada tahun 2021, Kaesang membeli 8% saham perusahaan ini senilai Rp92,2 miliar.
Total Harta Kekayaan:
Baca Juga: AHY Jadi Menteri ATR/BPN, Pengamat: Jadi Oposisi itu Berat, Demokrat Gak Kuat
Berdasarkan berbagai sumber, perkiraan harta kekayaan Kaesang Pangarep saat ini mencapai lebih dari Rp100 miliar. Jumlah ini terus meningkat seiring dengan berkembangnya berbagai bisnisnya.
2. Presiden Jokowi.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) LHKPN daftar harta kekayaan Jokowi totalnya sebesar Rp82,3 miliar.
Menurut catatan daftar aset yang dimiliki berupa tanah, bangunan, transportasi, kas dan setara kas. Jokowi terakhir melaporkan keseluruhan daftar harta kekayaan selama menjabat menjadi presiden, yaitu pada 17 Maret 2023 lalu.
Jokowi tercatat memiliki 20 unit tanah dan bangunan senilai Rp 59.445.696.000.
Tanah dan bangunan itu terletak di Surakarta, Sragen, Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar hingga Jakarta Selatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman