Suara.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menerima Award Top Contributor BUMN for Communications, di ajang BCOMSS 2024 yang digelar Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Melalui BCOMSS 2024, Kementerian BUMN memberikan penghargaan kepada perusahaan dan insan BUMN yang bekerja dengan baik di bidang komunikasi korporat dan program keberlanjutan di Jakarta, Kamis (7/3/2024).
BCOMSS 2024 merupakan gelaran tahunan yang bertujuan untuk merangsang BUMN menghadirkan keterbukaam informasi pada perusahaan BUMN.
Pada gelaran penghargaan yang dihadiri milenial BUMN ini, Menteri BUMN Erick Thohir menyerahkan secara langsung Award Top Contributor BUMN For Communications kepada Arief Mulyadi, Dirut PNM.
Pada kesempatan tersebut, Erick Thohir mengatakan, BCOMSS menjadi upaya untuk mendorong keterbukaan informasi perusahaan BUMN.
Menurutnya, perusahaan BUMN kini semakin transparan terbukti dari jumlah pemberitaan perusahaan BUMN yang pada tahun 2021 hanya berjumlah sekitar 600 ribu sedangkan di tahun 2023 jumlahnya hampir mencapai 1,5 juta.
"Keterbukaan informasi ini bagian dari tadi yang saya sebut penataan yang coba kita terus dorong untuk bisa berlaku di semua BUMN. Dan alhamdulillah, hari ini bisa kita saksikan banyak sekali perusahaan-perusahaan BUMN yang terus bermigrasi untuk kebaikan. Artinya terus membuka diri," kata Erick Thohir.
Ia menekankan dengan keterbukaan informasi, BUMN akan lebih siap menghadapi isu-isu ataupun informasi yang positif maupun yang negatif untuk keberlangsungan perusahaan BUMN menjadi lebih baik.
Arief Mulyadi berterima kasih kepada semua insan PNM atas dedikasi dan kerja kerasnya, sehingga PNM mampu mendapatkan awarding ini.
“Tentunya penghargaan ini merupakan buah kerja keras bersama lebih dari 70 ribu Insan PNM yang tersebar di 35 Provinsi di Indonesia serta 15,2 juta nasabah PNM Mekaar yang juga telah gigih berjuang, menjalankan usaha untuk memberi kesejahteraan bagi keluarga Indonesia.” ujar Arief.
Ia juga berharap, award ini mampu memicu kinerja perusahaan secara keseluruhan yang pada ujungnya khitah PNM untuk memberikan pemberdayaan dan kesejahteraan paripurna kepada nasabah dan memberikan mulitiplier effect positif pada masyarakat akan lebih cepat dicapai.
Berita Terkait
-
Sambut Ramadan, PNM Peduli Gelar Santunan bagi Anak Yatim secara Serentak di Seluruh Cabang di Indonesia
-
PNM Hadirkan Bazar Sembako Murah di Bogor
-
Nasabah Mekaar Ini Dipuji Jokowi Karena Disiplin Bayar Angsuran
-
Perbaiki Perekonomian Perempuan Prasejahtera, PNM Terus Genjot Akses Pembiayaan Melalui Produk Mekaar
-
Donut Wortel, Ide Bisnis Camilan Sehat Ala Nasabah PNM Mekaar
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam