Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI kembali membuka pemesanan tiket KA tambahan Lebaran 2024 tahap kedua sebanyak 24 KA.
"Dengan penambahan 24 KA untuk tahap kedua ini, KAI telah menambah total 48 KA tambahan untuk Lebaran. Sebelumnya, KAI sudah membuka pemesanan 24 KA tambahan Lebaran tahap pertama yang tersedia mulai Rabu (6/3/2024)," ujar Vice President Public Relations KAI Joni Martinus melalui keterangan resminya di Jakarta, pada hari Minggu (10/3/2024).
Tiket KA tambahan tersebut dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, dan seluruh saluran penjualan daring resmi lainnya. Sedangkan, loket di stasiun hanya akan melayani penjualan tiket go show mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api.
Ia menambahkan, kereta tambahan tahap kedua tersebut tersedia untuk perjalanan relasi favorit seperti Jakarta-Cilacap PP, Jakarta-Malang PP, Jakarta-Semarang PP, Bandung-Solo PP, dan lainnya.
"KAI menambah beberapa perjalanan di berbagai rute dan kelas untuk memenuhi minat yang tinggi dari masyarakat dalam menggunakan kereta api saat momen Lebaran. Kehadiran KA tambahan ini menunjukkan kesiapan KAI dalam menyediakan sarana transportasi bagi pelanggan yang ingin melakukan perjalanan selama masa Lebaran, dan juga merupakan wujud komitmen KAI dalam melayani masyarakat dengan baik," katanya.
KAI mencatat bahwa berdasarkan data hingga Sabtu (9/3) pukul 11.30 WIB, jumlah tiket KA jarak jauh/menengah yang telah terjual pada periode H-10 (31 Maret) sampai dengan H+10 (21 April) mencapai 1.197.698 tiket, atau sekitar 40 persen dari total tiket yang disediakan, yaitu sebanyak 3.009.733 tiket pada periode tersebut. Joni menyatakan bahwa jumlah tiket yang terjual kemungkinan akan terus meningkat karena proses penjualan masih berlangsung.
"KAI berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan pada masa angkutan Lebaran melalui perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan selamat," tambahnya.
Berita Terkait
-
Yamaha Aerox Bekas: Pilihan Tepat untuk Mudik Lebaran 2024?
-
Wajib Tahu Sebelum Mudik: Mobil Matic Nanjak Pakai Gigi Berapa?
-
Mudik Tenang, Warga Depok Bisa Titipkan Motor Gratis di Polres dan Polsek Terdekat
-
5 Mobil Bekas Murah dan Gagah, Cocok untuk Mudik
-
Pecah Ban Mendadak saat Mudik? Jangan Panik, Ini yang Harus Dilakukan!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala
-
Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi
-
PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028
-
Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI
-
Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih
-
Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T
-
Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen