Suara.com - J&T Cargo terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanannya melalui kolaborasi strategis dengan partner dari tiga sektor industri penting.
Kolaborasi ini disampaikan pada acara Media Iftar yang diselenggarakan J&T Cargo di The Lounge, Senayan Avenue yang dihadiri oleh Media & Mitra J&T Cargo, Selasa (26/3/2024).
J&T Cargo meyakini sinergi yang kuat ini akan memainkan peran penting dalam menciptakan kualitas pelayanan ke customer pada ekosistem pengiriman kargo.
Tiga sektor industri partner J&T yaitu pertama ada UMKM yang bergerak dibidang Pelayanan & Komunitas, lalu yang kedua ada Portal Indormasi Bisnis dan yang terakhir ada sektor Resource. J&T sendiri mengalami pertumbuhan bisnis yang meningkat hingga dua kali lipat dan pastinya pencapaian ini merupakan hasil dari usaha para Mitra Outlet.
“J&T Cargo telah menjadi best practice yang sukses memberdayakan UMKM, dimana dalam 2 tahun ini, para Mitra atau UMKM yang bergerak di bidang Pelayanan telah berhasil melayani pengiriman untuk perusahaan besar seperti OPPO, dan lain sebagainya, hingga saat ini telah mencapai 1.500.000 pelanggan,” ujar Manager Network Management J&T Cargo, M. Said Abdullah.
J&T Cargo juga bekerjasama dengan SWA Media Group dengan memberikan pembinaan bisnis terhadap 100 Mitra. Tidak hanya itu saja sebagai motivasi tambahan J&T dan SWA Media group menginisiasi program Best Service Outlet.
“Program ini merupakan strategi J&T Cargo di tahun 2024 untuk menciptakan ekosistem yang berfokus di bidang pelayanan,” ungkap Said.
Tidak sampai disitu saja J&T Cargo pun turut memberdayakan komunitas UMKM atau seller yang menggunakan layanan mereka. “Kerjasama ini berbentuk penyelenggaraan event atau pelatihan tentang strategi peningkatan jualan dan pengiriman bagi mitra UMKM. Selain itu, para mitra ini pun bisa mendapatkan feedback tentang bagaimana meningkatkan kualitas layanan J&T Cargo di outlet mereka,” jelas Said.
Seiring dengan pertumbuhan Mitra yang masuk dalam ekosistem J&T Cargo, bisnis perusahaan juga turut tercatat tumbuh secara positif. Hingga kuartal pertama tahun 2024 saja, J&T Cargo telah memiliki lebih dari 3,337 outlet (Mitra) yang tersebar di seluruh negeri, dengan jaringan yang mencakup 99% populasi di seluruh Indonesia.
Baca Juga: FHTB 2024 Berhasil Menghubungkan Ratusan Jaringan Bisnis
“Kesimpulannya, kolaborasi ini membawa angin segar bagi industri logistik dan perekonomian Indonesia. Dengan komitmen kuat dan sinergi antara J&T Cargo dan para mitra, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi pertumbuhan industri pengiriman kargo dari aspek pelayanan kepada customer,” tutup Said.
Berita Terkait
-
Daftar Bisnis Raffi Ahmad yang Tuai Kontroversi, Terbaru Pusat Kuliner di BSD
-
Komitmen Bantu Tingkatkan Lebih Dari Empat Juta UKM di Indonesia
-
Deretan Bisnis Stevie Agnecya yang Laris Semasa Hidup, Usahanya Sempat Ingin Dibuat Sepi
-
Direktur Utama Pegadaian Raih Penghargaan Best 50 CEO 2024
-
Ini Dia Cara Sukses Hasilkan Cuan Melalui Bisnis Franchise, Kredit BRIguna Merangkum Tahapannya!
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI
-
Empat Kapal Pertamina Tertahan di Timur Tengah saat Perang AS dan Israel vs Iran Berkecamuk
-
Kemenkeu Umumkan PMI Manufaktur Indonesia Pecah Rekor di Februari 2026
-
Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Airlangga Wanti-wanti Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Iran
-
Dorong Green Mining, PLN Salurkan 23.040 Unit REC PT Borneo Indobara
-
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Turun di Januari
-
Surplus Dagang RI Pada Januari 2026 Makin Ciut, Terendah Sejak 2021
-
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot