Suara.com - Jika di Indonesia memberikan tarif diskon saat arus mudik Lebaran 2024, negara tetangga Malaysia justru mengumumkan akan membebaskan atau menggratiskan seluruh jalan tol bagi kendaraan pribadi Kelas 1.
Keputusan ini akan berlaku di seluruh jaringan tol negara selama dua hari, yaitu pada tanggal 8 dan 9 April 2024. Kebijakan ini bertujuan untuk melancarkan arus mudik Lebaran tahun ini.
Menteri Pekerjaan Umum Malaysia, Datuk Seri Alexander Nanta Linggi, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah untuk membantu meringankan beban rakyat yang akan pulang kampung untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri.
“Pemerintah memperkirakan sekitar 18 juta kendaraan akan menggunakan jalan tol selama periode mudik Lebaran tahun ini. Dengan membebaskan tarif tol, kami berharap dapat membantu mengurangi kemacetan dan mempercepat perjalanan pemudik,” kata Alexander Nanta Linggi dalam sebuah pernyataan pada Senin (1/4/2024).
Program ini hanya berlaku untuk kendaraan pribadi Kelas 1, yaitu kendaraan dengan dua gandar dan empat roda. Kendaraan yang lebih besar, seperti truk dan bus, tidak termasuk dalam program ini.
Pemerintah Malaysia telah mengalokasikan dana sebesar 37,6 juta ringgit (sekitar Rp 126,3 miliar) untuk menutupi biaya program ini.
Kebijakan ini disambut baik oleh masyarakat Malaysia. Banyak yang berharap program ini dapat membantu mereka menghemat biaya perjalanan dan mempercepat waktu perjalanan mereka selama mudik Lebaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
-
Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T
-
Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel
-
Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri
-
Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi
-
Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya