Suara.com - Aset keuangan berupa saham memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Saham menjadi salah satu indikator yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional.
Pasalnya, saham bisa menjadi tolok ukur perkembangan investasi di sebuah negara. Semakin besar nilai saham, maka bisa disimpulkan iklim investasi di negara tersebut pun semakin baik. Untuk menjabarkannya, berikut adalah lima peran utama aset keuangan saham dalam konteks perekonomian Indonesia:
1. Sumber Pendanaan Perusahaan
Saham adalah salah satu cara bagi perusahaan untuk mendapatkan pendanaan jangka panjang. Dengan menerbitkan saham, perusahaan dapat mengumpulkan modal yang dibutuhkan untuk ekspansi, investasi dalam teknologi baru, atau bahkan untuk membiayai proyek riset dan pengembangan. Pendanaan yang diperoleh dari pasar saham dapat membantu meningkatkan likuiditas perusahaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi sektor swasta.
2. Investasi
Saham juga merupakan alat investasi yang penting bagi investor individu dan institusional. Masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan pasar saham untuk berinvestasi dalam berbagai sektor ekonomi, seperti perbankan, pertambangan, telekomunikasi, dan lainnya. Investasi ini memberikan kesempatan bagi individu untuk mengembangkan portofolio keuangan mereka dan memperoleh keuntungan dari pertumbuhan nilai saham serta dividen yang dibagikan oleh perusahaan.
3. Indikator Kesehatan Ekonomi
Pergerakan harga saham sering kali dianggap sebagai indikator penting bagi kesehatan ekonomi suatu negara. Di Indonesia, indeks saham seperti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sering digunakan sebagai barometer untuk mengukur kinerja pasar saham dan secara tidak langsung mencerminkan keadaan perekonomian secara keseluruhan. Kenaikan atau penurunan IHSG dapat memberikan petunjuk tentang arah pertumbuhan ekonomi dan sentimen investor terhadap kondisi bisnis.
4. Penciptaan Kekayaan
Baca Juga: Seberapa Transaparan Transakasi Saham di Bursa Efek Indonesia?
Investasi dalam saham dapat menjadi sumber penciptaan kekayaan jangka panjang bagi individu dan keluarga. Melalui pertumbuhan nilai investasi dan pendapatan dividen, investor dapat memperoleh keuntungan yang signifikan dari investasi saham mereka. Hal ini dapat membantu meningkatkan kekayaan individu, mengurangi kesenjangan ekonomi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif.
5. Pengaruh Terhadap Kebijakan Pemerintah
Pemegang saham memiliki kekuatan untuk mempengaruhi kebijakan perusahaan dan bahkan kebijakan pemerintah terkait dengan regulasi bisnis dan perpajakan. Dengan memiliki saham dalam perusahaan-perusahaan besar, investor dapat menggunakan hak suara mereka untuk memengaruhi keputusan strategis perusahaan, seperti pemilihan dewan direksi atau kebijakan dividen. Selain itu, lembaga keuangan besar yang memiliki saham besar dalam banyak perusahaan juga dapat memiliki pengaruh signifikan terhadap kebijakan ekonomi nasional.
Dengan demikian, aset keuangan saham memiliki peran yang sangat penting dalam memfasilitasi pertumbuhan ekonomi, memberikan kesempatan investasi, serta memengaruhi kebijakan dan indikator ekonomi di Indonesia.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Dibuka Usai Lebaran, IHSG Melemah hingga ke Zona Merah
-
Perang Iran-Israel Pecah! BEI Ungkap Dampak Buruk ke Saham RI
-
Iran Vs Israel Panas! Pelaku Pasar Panik Hingga Buat IHSG Ambruk
-
Perang Iran-Israel Buat Pelaku Pasar Panik, Airlangga Minta Tenang
-
Seberapa Transaparan Transakasi Saham di Bursa Efek Indonesia?
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Dana Syariah Indonesia Kena Sanksi OJK, Gimana Nasib Uang Lender?
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026
-
8,23 Juta Penumpang Pesawat Wara-wiri di Bandara Selama Awal Nataru
-
Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara