Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali mengantarkan UMKM binaannya untuk bisa masuk pasar luar negeri. Kali ini, produk UMKM binaan BNI mejeng dalam pameran internasional di Singapura.
Pameran tersebut bertajuk Indonesia in SG - New Horizon of Sustainable Indonesia yang digelar di Ngee Ann City/Takashimaya, Orchard, Singapura, pada 17-21 April 2024.
Adapun, BNI melalui Xpora turut berpartisipasi dalam event ini dengan mengirimkan tujuh produk dan pelaku UMKM dari kategori fashion dan fashion accessories.
Direktur Retail Banking BNI Corina Leyla Karnalies menyampaikan, BNI berkomitmen untuk senantiasa mendukung UMKM Indonesia dalam meningkatkan daya saing sehingga dapat menembus pasar global.
"Kami yakin, produk-produk ini akan menarik minat para pengunjung dan membuka peluang bisnis baru bagi para UMKM Indonesia," ujar Corina yang dikutip, Kamis (19/4/2024).
Produk UMKM binaan Xpora yang diberangkatkan ini terdiri dari beragam kategori, antara lain sepatu, tas, fashion accessories, gift, dan perhiasan yang berasal dari Bandung, Yogyakarta, Jakarta, dan Surabaya.
Produk yang diikutsertakan dalam event ini telah melalui kurasi oleh kurator asal Singapura yaitu Creativeans dan BridgifyAsia. Kurasi terhadap produk yang dikirimkan ini mempertimbangkan beberapa hal yang menjadi poin penilaian, tentunya yang disesuaikan dengan pasar Singapura.
Dengan rata-rata jumlah pengunjung Ngee Ann/Takashimaya yang cukup menjanjikan, yaitu sekitar 73.000 wisatawan per hari kerja dan 91.000 pengunjung per hari di akhir pekan, event ini diharapkan dapat menarik setidaknya 210.000 tamu selama penyelenggaraan event berlangsung.
Selain pameran dagang, event tersebut juga akan menampilkan Promosi Pariwisata dalam bentuk pengalaman virtual reality. Tak lupa pada event ini juga akan menampilkan beberapa jenis kuliner makanan dan minuman terbaik Indonesia.
Baca Juga: 210 Ribu Pengunjung Diperkirakan Hadiri Pameran UMKM Indonesia di Singapura
"Dengan berpartisipasi pada event ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat memanfaatkan peluang untuk memperoleh pengalaman baru, wawasan pasar di Singapura, trend produk di Singapura, bertemu potensial buyer yang nantinya dapat meningkatkan transaksi ekspor produk Indonesia," pungkas Corina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
OJK Bongkar Skema Dana IPO IPPE, Denda KGI Sekuritas Rp4,6 Miliar
-
IHSG Loyo, Kapitalisasi BEI Merosot 1,03% Pekan Ini, Jadi Rp 14.787 triliun
-
Iran Tutup Pelayaran Selat Hormuz, Pasokan Minyak Mentah Bisa Terganggu
-
Iran-AS Memanas! Daftar 17 Jadwal Penerbangan ke Timur Tengah yang Dibatalkan
-
Gandeng BDO, Kawasan Rebana Disiapkan Jadi Magnet Investasi Global Berbasis ESG
-
Harga BBM Pertamina Melonjak per 1 Maret, Pertamax Dibanderol Rp 12.300/Liter
-
Usaha Mining Bitcoin Milik Donald Trump Rugi Besar
-
IHSG Melemah Sepekan, Saham BUMI Jadi Salah Satu Faktor
-
Realisasi Penjualan CLEO Kuartal III 2023 Capai Rp2,09 Triliun
-
Perang Timur Tengah: Sejumlah Penerbangan di Bandara Soetta Resmi Dibatalkan